kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.765.000   -24.000   -0,86%
  • USD/IDR 17.694   -42,00   -0,24%
  • IDX 6.333   -38,02   -0,60%
  • KOMPAS100 837   -6,04   -0,72%
  • LQ45 636   1,04   0,16%
  • ISSI 226   -2,39   -1,05%
  • IDX30 363   1,94   0,54%
  • IDXHIDIV20 452   5,17   1,16%
  • IDX80 97   -0,34   -0,35%
  • IDXV30 125   -0,34   -0,27%
  • IDXQ30 118   1,48   1,27%

GoTo resmi menguasai 4,8% saham Multipolar (MLPL)


Jumat, 08 Oktober 2021 / 13:35 WIB
ILUSTRASI. Logo GoTo.


Reporter: Dityasa H. Forddanta | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. GoTo resmi menguasai sebagian saham PT Multipolar Tbk (MLPL). Perubahan struktur pemegang saham ini terjadi setelah pengendali utama MLPL, PT Inti Anugerah Pratama melepas sebagian kepemilikannya di supertech holding company tersebut.

Inti Anugerah Pratama menjual 1,66 miliar saham atau setara 11,37% kepemilikannya di MLPL. Sebanyak 79,87% juta saham diserap oleh GoTo. "GoTo secara resmi telah memiliki 4,8% saham di MLPL," ujar Stefan Ko, VP Business Development kepada KONTAN, Jumat (8/10).

Kemudian, sebanyak 4,9% saham dibeli oleh Auric Pte. Ltd. yang juga terafiliasi dengan Grup Lippo. Sisa saham dibeli oleh investor asing.

Baca Juga: GoTo Akuisisi Lagi 6,74% Saham MPPA dari Multipolar, Kepemilikannya Menjadi 11,5%

Divestasi saham oleh Inti Anugerah Pratama dilakukan selama periode 30 September hingga  5 Oktober kemarin. Adapun rata-ata harga penjualan sebesar Rp 484,26 per saham. Dus, nilai transaksi ini mencapai Rp 805.75 miliar.

Stefan menambahkan, tidak ada saham MLPL milik Inti Anugerah Pratama yang dijual di pasar reguler. "Semua saham dibeli oleh investor strategis dengan tujuan investasi dan MLPL berniat untuk mengembalikan semua proceed penjualan kembali ke perusahaan," pungkasnya.

Selanjutnya: Lewat MLPL Lippo Jual 6,74 Persen Saham MPPA Senilai Rp 355 miliar, Pembelinya GoTo?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×