kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.814.000   5.000   0,18%
  • USD/IDR 17.266   44,00   0,26%
  • IDX 7.072   -34,13   -0,48%
  • KOMPAS100 955   -6,68   -0,69%
  • LQ45 682   -4,42   -0,64%
  • ISSI 255   -2,37   -0,92%
  • IDX30 378   -0,88   -0,23%
  • IDXHIDIV20 463   -1,76   -0,38%
  • IDX80 107   -0,70   -0,65%
  • IDXV30 135   -1,18   -0,87%
  • IDXQ30 121   -0,66   -0,55%

GoTo Catatkan Laba Bersih Pertama Kali dalam Sejarah, On-Track Target Kinerja 2026


Selasa, 28 April 2026 / 18:46 WIB
Diperbarui Selasa, 28 April 2026 / 18:54 WIB
GoTo Catatkan Laba Bersih Pertama Kali dalam Sejarah, On-Track Target Kinerja 2026
(KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Tim KONTAN | Editor: Indah Sulistyorini

KONTAN.CO.ID - Jakarta - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) melaporkan kinerja keuangan kuartal I 2026 dengan perolehan laba bersih senilai Rp171 miliar. Ini menjadi kali pertama dalam sejarah GOTO mencatatkan laba bersih dan Perseroan menyampaikan on-track capai pedoman EBITDA Grup yang disesuaikan setahun penuh.

Laba bersih di kuartal I 2026 membalikkan posisi rugi sebesar Rp367 miliar yang dialami GOTO pada kuartal I 2025. Terdapat perbaikan profitabilitas sebesar Rp538 miliar secara tahunan.

Dalam rilis kinerja yang disampaikan Perseroan, GOTO terus meningkatkan skala seiring dengan pertumbuhan Pengguna Bertransaksi Tahunan Grup (ATU) sebesar 22% menjadi 69 juta.

Pendapatan bersih tumbuh 26% menjadi Rp5,3 triliun seiring dengan pertumbuhan GTV inti Grup sebesar 65% menjadi Rp138 triliun, dengan total GTV naik menjadi Rp236 triliun, meningkat 63%.

Dari sisi pendapatan, GOTO juga mengantongi imbalan jasa e-commerce dari Tokopedia senilai Rp288 miliar untuk kuartal I 2026.

EBITDA Grup yang disesuaikan mencapai Rp907 miliar, naik 131% secara tahunan dan GOTO juga mencatatkan arus kas bebas yang disesuaikan positif Rp1,3 triliun pada kuartal pertama tahun ini.

“Memasuki sisa tahun ini, kami mencatatkan arus kas bebas yang disesuaikan positif dan neraca keuangan yang kuat, sembari menegaskan kembali pedoman EBITDA yang disesuaikan untuk setahun penuh sebesar Rp3,2-3,4 triliun”

Selain menegaskan kembali pedoman kinerja GOTO, Simon juga menjelaskan bahwa kinerja solid kuartal pertama tak lepas dari pertumbuhan pendapatan secara signifikan melampaui pertumbuhan biaya di Fintech dan On-Demand Services, dan biaya layanan yang turun seiring dengan strategi teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang mulai terasa.

Selain indikator profitabilitas, GOTO juga mencatatkan arus kas bebas yang disesuaikan positif sebesar Rp1,3 triliun yang disebut menunjukkan perbaikan fundamental bisnis, profitabilitas dan disiplin biaya.

Pencapaian positif tersebut juga tak lepas dari kinerja unit usaha GOTO yang menorehkan kinerja cemerlang. Untuk diketahui, GOTO memiliki dua unit bisnis utama yaitu Financial Technology (Fintech) dan On-Demand Services (ODS).

Unit bisnis Fintech yang menaungi GoPay berhasil mencatatkan EBITDA yang disesuaikan sebesar Rp364 miliar pada kuartal I 2026 tumbuh 674% secara tahunan.

Sementara itu untuk unit bisnis On-demand Services (ODS) yang menaungi Gojek berhasil mencatatkan EBITDA yang disesuaikan sebesar Rp439 miliar pada periode yang sama atau tumbuh 40% secara tahunan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×