kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.379   77,40   1,23%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 353   2,47   0,70%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,65   0,69%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Goodyear Indonesia (GDYR ) catat kerugian hingga US$ 264.000 di tahun 2019


Senin, 30 Maret 2020 / 21:13 WIB
ILUSTRASI. Goodyear suplai perdana kebutuhan ban balap mobil listrik global. Goodyear 


Reporter: Kenia Intan | Editor: Noverius Laoli

Rugi yang dialami GDYR itu dipicu oleh beban-beban yang mayoritas meningkat. Pemberat paling besar adalah biaya keuangan yang membengkak lebih dari dua kali lipat, menjadi US$ 2,07 juta dari sebelumnya US$ 1,03 juta.

Biaya keuangan ini terdiri atas beban bunga-pinjaman bank hingga US$ 2,06 juta dan lain-lain US$ 7.752.

Biaya keuangan ini menekan laba sebelum pajak penghasilan menjadi US$ 2.184 dari sebelumnya US$ 1,02 juta. Laba sebelum pajak kemudian tertekan oleh beban pajak penghasilan hingga US$ 266.763.

Baca Juga: Rugi bersih Goodyear Indonesia (GDYR) membengkak akibat rugi kurs dan beban keuangan

Sehingga, GDYR mencatatkan rugi tahun berjalan hingga US$ 264.578.

Sementara itu, jumlah aset GDYR sepanjang tahun 2019 ikut tertekan 3,75%  menjadi US$ 121,29 juta dari tahun sebelumnya US$126,02 juta.

Adapun liabilitas jangka pendek GDYR menurun 5,21% YoY menjadi US$ 66,16 juta dan liabilitas jangka panjangnya naik tipis 1,09% YoY menjadi US$ 1,84 juta.

Secara total liabilitas GDYR sepanjang tahun turun 5,05% menjadi US$ 68 juta. Di sisi lain, ekuitas perusahaan ban itu juga turun, dari sebelumnya US$ 54,39 juta menjadi US$ 53.29 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×