kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Goldchild incar penjualan batubara Rp 60 miliar


Selasa, 24 Juli 2012 / 08:00 WIB
ILUSTRASI. Asam urat


Reporter: | Editor: Ruisa Khoiriyah

JAKARTA. PT Inovisi Infracom Tbk (INVS) menargetkan anak usaha baru mereka, PT Goldchild Integritas Abadi, sudah bisa membukukan pendapatan pada tahun ini. Pendapatan anak usaha itu akan dikejar dari perdagangan batubara ke China. Proyeksinya mencapai Rp 60 miliar, tahun ini.

Djerry Djajasaputra, Direktur Utama Inovisi Infracom, dalam keterangan tertulis pada otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI), akhir pekan lalu, menuturkan, ekspansi Goldchild akan dibiayai dari dana internal dan pinjaman perbankan.

Pada akhir Juni lalu, Inovisi mengaku telah meraih komitmen pinjaman senilai US$ 100 juta. Sebanyak US$ 50 juta sudah di tangan, sedangkan sisanya masih dalam proses. Pendanaan itu diperoleh perseroan ini dari capital fund yang berkedudukan di Hong Kong.

Inovisi akan memakai pinjaman itu untuk menopang agenda ekspansi, terutama bisnis batubara yang dijalankan oleh Goldchild.

Tahun ini, Goldchild mengincar dua kuasa pertambangan baru di Kalimatan. Sebelumnya Goldchild sudah memiliki 10 kuasa pertambangan yang ditaksir memiliki sumberdaya batubara 1 miliar metrik ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×