Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.591
  • SUN95,67 0,14%
  • EMAS659.000 0,30%

Genjot ekspor, kinerja Bukit Asam (PTBA) bakal lebih positif

Kamis, 11 Oktober 2018 / 22:33 WIB

Genjot ekspor, kinerja Bukit Asam (PTBA) bakal lebih positif
ILUSTRASI. Tambang Batubara Bukit Asam

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mengincar pasar ekspor baru. Saat ini, China masih menjadi negara tujuan ekspor utama dengan realisasi penjualan sebesar 18,3% dari total penjualan batubara PTBA selama Semester I-2018.

Sebelumnya, Sekretaris perusahaan PTBA Suherman menuturkan, perusahaan akan meningkatkan porsi penjualan ke negara-negara ASEAN. Alasannya, kebutuhan batubara untuk kawasan ini diproyeksikan akan terus meningkat untuk memenuhi kebutuhan pembangkit listrik.


Menurut analis Mirae Asset Sekuritas, Andy Wibowo Gunawan, PTBA akan menembus pasar ASEAN demi mengurangi ketergantungan pasar ekspor ke China.

“Permintaan batubara dari ASEAN akan meningkat, dan memiliki pasar ekspor yang terdiversifikasi akan jadi keunggulan kompetitif bagi PTBA di masa depan,” ujarnya.

Ia juga menilai, hal ini akan membuat kinerja laba PTBA pada kuartal III 2018 akan positif. Dengan rencana PTBA menaikkan produksi batubara, maka Andy menghitung pendapatan kuartal ketiga akan mencapai Rp 5,7 triliun atau naik 19,3% year on year (yoy).

“Laba bersih diperkirakan Rp 1,4 triliun didukung oleh angka produksi batubara yang lebih tinggi. Serta harga jual rata-rata (average selling price/ASP) data di tengah dampak kapitalisasi pasar domestik baru,” sebut Andy dalam risetnya pada 10 Oktober 2018.

Dus, untuk mencapai laba bersih yang naik di kuartal ketiga, Andy menilai  PTBA akan menaikkan angka produksi batu bara kuartal ketiga 2018. Ia memproyeksi jumlah produksi naik 24% menjadi 7,4 juta ton yang turut mendongkrak volume penjualan batu bara menjadi 7,1 ton pada kuartal ketiga 2018.

“Mengingat produksi dan volume penjualan yang naik, diperkirakan harga jual rata-rata (ASP) kuartal ketiga 2018 Rp 790,567 per ton, melihat faktor DMO dan efek lemahnya rupiah,” beber Andy.

Reporter: Jane Aprilyani
Editor: Narita

Video Pilihan

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0029 || diagnostic_api_kanan = 0.0605 || diagnostic_web = 1.3878

Close [X]
×