kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.689.000   -24.000   -0,88%
  • USD/IDR 17.980   21,00   0,12%
  • IDX 5.853   -49,15   -0,83%
  • KOMPAS100 773   -9,80   -1,25%
  • LQ45 586   -3,42   -0,58%
  • ISSI 200   -1,68   -0,83%
  • IDX30 334   -1,19   -0,36%
  • IDXHIDIV20 414   0,28   0,07%
  • IDX80 88   -0,73   -0,83%
  • IDXV30 110   -0,56   -0,50%
  • IDXQ30 108   0,22   0,20%

Gelar RUPST, Aneka Tambang (ANTM) Bagi Dividen Tunai Hingga Rombak Jajaran Pengurus


Kamis, 11 Juni 2026 / 09:29 WIB
Gelar RUPST, Aneka Tambang (ANTM) Bagi Dividen Tunai Hingga Rombak Jajaran Pengurus
ILUSTRASI. Geologging, Aplikasi Digital Berbasis RUPST Antam menyetujui pembagian dividen sebesar Rp 5,04 triliun atau 70% dari laba bersih tahun buku 2025. (Dok/MIND ID)


Reporter: Dimas Andi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 pada Rabu (10/6/2026) lalu. Dalam RUPST tersebut, pemegang saham di antaranya menyetujui penggunaan laba bersih perusahaan, perubahan susunan pengurus, serta rencana perusahaan untuk menerima penugasan strategis pemerintah dalam rangka percepatan hilirisasi nikel dan pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik nasional.

Sebagai wujud komitmen ANTM dalam menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham, RUPST 2025 menyetujui pembagian dividen sebesar Rp 5,04 triliun atau 70% dari laba bersih tahun buku 2025 yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.

Sementara itu, sebesar Rp 2,16 triliun atau 30% ditetapkan sebagai saldo laba ditahan untuk mendukung pengembangan usaha, penguatan fundamental bisnis, serta pelaksanaan berbagai proyek strategis ANTM pada masa mendatang.

Baca Juga: Rupiah Spot Melemah 0,07% ke Rp 17.944 per Dolar AS pada Kamis (11/6) Pagi

Keputusan pembagian dividen tersebut didukung oleh kinerja operasional dan keuangan ANTM yang mencatatkan pencapaian terbaik sepanjang sejarah perusahaan. Pada 2025, ANTM  membukukan pendapatan sebesar Rp 84,64 triliun, atau meningkat 22% year on year (yoy) dibandingkan tahun  sebelumnya.

ANTM juga mencatatkan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 7,92 triliun, tumbuh signifikan 106% dibandingkan capaian tahun 2024.

Pencapaian tersebut diraih di tengah tantangan global yang ditandai oleh volatilitas harga komoditas dan ketidakpastian makroekonomi. Kinerja positif ANTM didukung oleh optimalisasi portofolio komoditas, peningkatan kinerja operasional, pengelolaan biaya yang efektif, serta penguatan eksekusi strategi bisnis yang terarah untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan.

ANTM juga terus memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang melalui pengembangan berbagai proyek hilirisasi dan integrasi rantai nilai mineral. Langkah tersebut sejalan dengan agenda pembangunan nasional, khususnya Asta Cita ke-5 yang berfokus pada hilirisasi dan industrialisasi sumber daya alam guna meningkatkan nilai tambah di dalam negeri serta memperkuat daya saing industri nasional.

Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk Untung Budiharto menyampaikan bahwa tahun 2025 menjadi tonggak penting dalam perjalanan ANTM. Di tengah dinamika pasar global dan tantangan industri, ANTM berhasil mencatatkan kinerja operasional dan keuangan terbaik sepanjang sejarah perusahaan.

Baca Juga: Bursa Asia Terkoreksi Kamis (11/6), Serangan Baru AS ke Iran Angkat Harga Minyak

"Capaian ini mencerminkan kuatnya fundamental bisnis, efektivitas strategi yang dijalankan secara disiplin, serta komitmen seluruh insan ANTM dalam mengoptimalkan potensi sumber daya mineral nasional untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Untung dalam keterangan resmi, Kamis (11/6/2026).

Untung menambahkan, ANTM akan terus memperkuat fundamental bisnis, meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat tata kelola perusahaan, serta mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam strategi korporasi guna menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan dan daya saing jangka panjang.

Dalam RUPST 2025, pemegang saham juga menyetujui rencana ANTM untuk menerima penugasan khusus dari pemerintah dalam rangka percepatan program hilirisasi nikel dan pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik nasional. Penugasan tersebut mencakup pengembangan ekosistem baterai terintegrasi berbasis nikel dari hulu hingga hilir, yang meliputi kegiatan pertambangan, pembangunan pabrik RKEF/RKSBF, fasilitas HPAL, refinery, prekursor, katoda, battery cell, hingga fasilitas battery recycling.

Pengembangan ekosistem ini diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral nasional, memperluas sumber pendapatan perusahaan, memperkuat ketahanan bisnis jangka panjang, serta mendukung pertumbuhan berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.

Penugasan tersebut akan dilaksanakan melalui kerja sama ANTM dan PT Industri Baterai Indonesia (IBI) bersama HYD Investment Limited, konsorsium yang terdiri dari Zhejiang Huayou Cobalt Co., Ltd., EVE Energy Co., Ltd., dan PT Daaz Bara Lestari Tbk., sebagai mitra strategis dalam pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik terintegrasi di Indonesia.

Untung mengatakan, sejalan dengan agenda pembangunan nasional, ANTM akan terus memperkuat pengembangan bisnis berbasis hilirisasi dan integrasi rantai nilai mineral. "Melalui berbagai proyek strategis yang terintegrasi, ANTM tidak hanya meningkatkan nilai tambah, tetapi juga mendukung penguatan kemandirian industri nasional serta posisi Indonesia dalam rantai pasok industri global,” tambah Untung.

Di samping itu, RUPST 2025 juga menyetujui perubahan susunan pengurus perusahaan. Pemegang saham mengukuhkan pemberhentian dengan hormat M. Rudy Salahuddin Ramto sebagai Komisaris terhitung sejak tanggal 19 Desember 2025, serta I Dewa Wirantaya sebagai Direktur Pengembangan Usaha sejak ditutupnya RUPST 2025. Selain itu, RUPST 2025 memberhentikan dengan hormat Arianto Sabtonugroho Rudjito sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko.

Bersamaan dengan itu, pemegang saham juga menyetujui perubahan nomenklatur jabatan anggota-anggota Direksi ANTM. Pada RUPST 2025, pemegang saham menyetujui pengangkatan Komisaris yakni Aryanto Wibowo. Selain itu, pemegang saham juga mengangkat I Dewa Wirantaya sebagai Direktur Strategi Hilirisasi dan Operasi Hilir dan Arini Kasmira sebagai Direktur Keuangan dan Manajeman Risiko.

Sementara itu, terdapat pengalihan tugas anggota Direksi yaitu yang semula Direktur Operasi dan Produksi menjadi Direktur Pengelolaan Sumber Daya Mineral yang dijabat oleh Hartono. Berikutnya, Ratih Dewihandajani yang semula Direktur Sumber Daya Manusia menjadi Direktur Sumber Daya Manusia dan Transformasi Korporasi. Ada pula Handi Sutanto yang semula Direktur Komersial menjadi Direktur Strategi Korporasi, Pengembangan Usaha, dan Komersial.

Dewan Komisaris dan Direksi ANTM menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada M. Rudy Salahuddin Ramto dan Arianto Sabtonugroho Rudjito serta jajaran pengurus yang telah menyelesaikan masa tugasnya atas dedikasi, kontribusi, dan dukungan yang diberikan bagi kemajuan perusahaan.

Direksi ANTM juga menyampaikan apresiasi kepada Dewan Komisaris atas arahan strategis, penasihatan, dan fungsi pengawasan yang konstruktif sepanjang tahun 2025, serta kepada para pemegang saham, pelanggan, mitra usaha, regulator, dan seluruh pemangku kepentingan atas kepercayaan dan kolaborasi yang terus terjalin. 

Dengan demikian, susunan Dewan Komisarsi dan Direksi ANTM adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris
- Komisaris Utama: Irwandy Arief
- Komisaris: Elen Setiadi
- Komisaris Independen: Ridwan
- Komisaris: Rudy Sufahriadi
- Komisaris: Aryanto Wibowo
- Komisaris Independen: Pius Lustrilanang

Dewan Direksi
- Direktur Utama: Untung Budiharto
- Direktur Strategi Hilirisasi dan Operasi Hilir: I Dewa Bagus Sugata Wirantaya
- Direktur Pengelolaan Sumber Daya Mineral: Hartono
- Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Arini Kasmira
- Direktur Sumber Daya Manusia dan Transformasi Korporasi: Ratih Dewihandajani Lindawardhani Amri
- Direktur Strategi Korporasi, Pengembangan Usaha, dan Komersial: Handi Sutanto

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×