kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.918   48,00   0,27%
  • IDX 5.680   -141,04   -2,42%
  • KOMPAS100 733   -19,02   -2,53%
  • LQ45 559   -13,71   -2,39%
  • ISSI 197   -4,23   -2,10%
  • IDX30 318   -7,23   -2,22%
  • IDXHIDIV20 392   -8,58   -2,14%
  • IDX80 83   -2,13   -2,50%
  • IDXV30 106   -1,93   -1,78%
  • IDXQ30 103   -2,20   -2,10%

Garuda Indonesia targetkan dana perolehan sekuritisasi KIK EBA minimal Rp 1 triliun


Jumat, 27 Juli 2018 / 19:33 WIB
ILUSTRASI. JAMAAH HAJI KLOTER PERTAMA


Reporter: Yoliawan H | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) untuk menjaring pendanaan melalui kontrak investasi kolektif efek beragun aset (KIK-EBA) masih terus berjalan. Rencana penerbitan ini guna melakukan reprofiling utang perseroan.

Pahala Nugraha Mansury, Direktur Utama PT Garuda Indonesia mengatakan, terkait nilai pasti dari rencana penerbitan ini masih belum bisa disampaikan. Yang jelas nilai minimal yang dicapai adalah Rp 1 triliun.

“Kami ada utang jatuh tempo pada 3 Juli kemarin sebesar Rp 2 triliun. Jadi salah satu tujuannya untuk reprofiling utang kami,” ujar Pahala saat ditemui di Bursa Efek Indonesia, Jumat (27/7).

Selain itu ada beberapa utang jangka pendek dari bank yang akan diubah menjadi jangka panjang dengan penerbitan KIK-EBA ini.

Asal tahu saja, Garuda menjadikan pendapatan tiket rute penerbangan Jeddah dan Madinah sebagai agunan. Rute itu merupakan jalur penerbangan haji dan umrah. Sebelumnya diberitakan nilai indikatif KIK-EBA mencapai Rp 4 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×