kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.870
  • SUN92,51 0,63%
  • EMAS609.032 -0,82%

Garuda Indonesia finalisasi pinjaman US$ 300 juta

Jumat, 10 Agustus 2018 / 07:54 WIB

Garuda Indonesia finalisasi pinjaman US$ 300 juta
ILUSTRASI. Pesawat Garuda Indonesia di area GMF



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) mencari skema baru untuk mendanai kebutuhan ekspansinya. Perusahaan maskapai penerbangan ini akan mencari pinjaman dengan jangka waktu lebih panjang untuk menggantikan pendanaan jangka pendek.

Direktur Utama GIAA Pahala Mansury mengatakan, saat ini GIAA tengah melakukan finalisasi pinjaman sindikasi global. "Pendanaan terbaru yang akan kami usahakan yakni global syndicated loan sebesar US$ 200 juta sampai US$ 300 juta," ujar Pahala di Jakarta, Kamis (9/8).


Kredit sindikasi ini akan melengkapi skema pendanaan berupa sekuritisasi kontrak investasi kolektif efek beragun aset (KIK EBA) senilai Rp 2 triliun. "Sehingga, nanti diharapkan lebih dari 60%-70% pendanaan memiliki jangka waktu dua sampai empat tahun. Finalisasi rencana ini diharapkan sebelum akhir September," imbuh Pahala.

Tahun ini, GIAA menyiapkan belanja modal atawa capital expenditure (capex) sebesar US$ 250 juta hingga US$ 300 juta untuk perawatan rutin. Hingga paruh pertama tahun ini, GIAA sudah merealisasikan 60% capex.

Pahala berharap, kinerja GIAA tahun ini bisa lebih baik ketimbang tahun lalu. Per Semester I-2018, GIAA masih merugi US$ 114 juta. Kerugian ini turun 60% ketimbang tahun lalu yang sebesar US$ 284 juta. Ini lantaran pendapatan GIAA naik 5,9% pada semester I-2018 dari US$ 1,8 miliar menjadi US$ 1,9 miliar.

Pahala berharap, hingga akhir tahun ini, GIAA bisa membukukan laba di level break event point. Namun masih ada beberapa kendala , seperti adanya kenaikan biaya bahan bakar sekitar 15% dan depresiasi rupiah. "Jadi perlu dihitung ulang apakah masih mungkin mencapai break even tadi," papar dia.

Sekadar informasi, pengeluaran perusahaan ini untuk avtur naik 12% year on year (yoy) menjadi US$ 639,7 juta. Beban avtur itu mencapai 30% dari total pengeluaran perusahaan di semester I-2018.

Untuk menggenjot laba, GIAA akan meningkatkan utilisasi pesawat dan terus melakukan renegosiasi untuk pesawat yang dimiliki, menjaga kualitas produk dan ontime performance.

 

Reporter: Yoliawan H
Editor: Wahyu Rahmawati

EMITEN

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0005 || diagnostic_api_kanan = 0.0867 || diagnostic_web = 0.5014

Close [X]
×