kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.870
  • SUN92,51 0,63%
  • EMAS609.032 -0,82%

Rapor biru dari emiten plat merah

Jumat, 10 Agustus 2018 / 07:14 WIB

Rapor biru dari emiten plat merah
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sebagian besar emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan anak usaha BUMN sudah merilis kinerja keuangan paruh pertama tahun ini. Mayoritas emiten pelat merah masih mencetak kenaikan laba bersih.

Biasanya performa keuangan yang membaik akan turut mendongkrak nilai dividen yang dibagikan ke pemegang saham. Dari data yang dikumpulkan KONTAN, emiten BUMN konstruksi dan pertambangan sukses mendulang pertumbuhan laba bersih lumayan tinggi.


Misalnya saja, laba bersih PT Waskita Karya Tbk (WSKT) naik sekitar 133% year on year (yoy). Lalu PT Bukit Asam Tbk (PTBA) naik 49,5% yoy dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) naik 39,50% yoy. 

Memang, ada beberapa emiten BUMN yang mengalami penurunan kinerja. Misalnya, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) yang labanya amblas 69,88% yoy dan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) yang masih merugi US$ 114 juta.

Sekretaris Perusahaan WSKT Shastia Hardiati mengatakan, peningkatan laba perusahaan disebabkan kinerja operasional dan peningkatan kinerja anak usaha. "Kalau soal kinerja, kami optimistis," ujar Shastia kepada Kontan.co.id, Kamis (9/8).

Tetap selektif

Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, seiring pelemahan nilai tukar rupiah belakangan ini, sektor pertambangan batubara memang banyak diuntungkan. Edwin juga menyebut kinerja emiten sektor konstruksi didukung proyek yang mencapai target.

Edwin menambahkan, investor harus tetap selektif jika ingin masuk ke saham emiten pelat merah. Ia menyebut, ada beberapa sektor saham yang cukup prospektif hingga akhir tahun ini. Misalnya sektor perbankan, infrastruktur dan konstruksi.

Sejalan dengan itu, emiten-emiten di sektor tersebut berpotensi membagikan dividen di atas rata-rata. Dari sektor perbankan, Edwin merekomendasikan BMRI, BBTN, BBRI, BBTN, BBNI. Sedangkan dari sektor infrastruktur, ia memilih JSMR. Lalu, dari sektor konstruksi ia meramal kalau ADHI, WIKA dan PTPP akan membagikan dividen di atas rata-rata.

Analis BCA Sekuritas Achmad Yaki menilai, selama laba emiten tumbuh tinggi, maka potensi besaran dividen yang akan dibagikan juga besar. Di sisi lain, ada beberapa sentimen yang bisa menghambat prospek emiten BUMN, misalnya pelemahan rupiah dan kenaikan harga komoditas energi yang tak mendukung bisnis semen dan penerbangan.

Analis Trimegah Sekuritas Rovandi justru tak merekomendasikan sektor konstruksi lantaran pemerintah berencana mengorbankan sektor ini untuk menyelamatkan devisa. Sehingga, Rovandi lebih merekomendasikan saham PTBA, ADRO, BMRI dan BBRI.

Reporter: Intan Nirmala Sari, Jane Aprilyani
Editor: Wahyu Rahmawati

KINERJA EMITEN

Tag
TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0008 || diagnostic_api_kanan = 0.0477 || diagnostic_web = 0.3124

Close [X]
×