kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

GIAA cari pendanaan melalui global syndicated loan senilai US$ 300 juta


Kamis, 09 Agustus 2018 / 15:08 WIB
GIAA cari pendanaan melalui global syndicated loan senilai US$ 300 juta
ILUSTRASI. Garuda Indonesia


Reporter: Yoliawan H | Editor: Agung Jatmiko

KONTAN.CO.ID - 

JAKARTA. PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) berencana untuk mencari pendaan skema baru untuk mengganti skema pendanaan yang bersifat jangka pendek menjadi jangka panjang.

Pahala Mansury, CEO Garuda Indonesia mengatakan, pihaknya akan mencari pendanaan dengan skema global syndicated loan atau kredit sindikasi global.

“Pendanaan terbaru yang akan kami usahakan yakni global syndicated loan sebesar US$ 200 juta sampai US$ 300 juta,” ujar Pahala saat ditemui di Jakarta, Kamis (9/8).

Kredit sindikasi global ini direncakan untuk melengkapi skema pendanaan Garuda yang sebelumya yakni sekuritisasi aset yakni KIK EBA sebesar Rp 2 triliun. Terkait bank yang akan masuk, Pahala belum bisa mengatakannya, menurutnya ini akan mengubah 70% pendanaan yang saat ini bersifat jangka pendek.

“Sehingga 60% sampai 70% pendanaan akan berjangka waktu 2 sampai 4 tahun. Finalisasi rencana ini akan selesai sebelum akhir bulan September,” ujar Pahala.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×