kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.594   41,00   0,23%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Gara-gara hubungan AS dan China yang memanas, harga minyak mentah kompak melemah


Senin, 01 Juni 2020 / 21:07 WIB
ILUSTRASI. Harga minyak melemah usai ketegangan antara AS dan China memuncak


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - LONDON. Harga minyak terus anjlok di tengah kekhawatiran tentang ketegangan baru antara Amerika Serikat dan China. Padahal di saat yang sama OPEC dan Rusia sudah lebih dekat dengan kesepakatan tentang perpanjangan pemotongan produksi minyak.

Senin (1/6) pukul 20.45 WIB, harga minyak jenis Brent kontrak pengiriman Agustus 2020 di ICE Futures turun 46 sen, atau 1,2%, menjadi US$ 37,38 per barel. 

Setali tiga uang, harga minyak West Texas Intermediate (WI) kontrak pengiriman Juli 2020 di Nymex anjlok US$ 1,04, atau 2,9%, menjadi US$ 34,45 per barel.

Baca Juga: China dan AS kembali panas, harga minyak beragam, WTI turun 0,3% dan Brent naik 0,3%

Saat ini, investor cenderung berhati-hati setelah China memperingatkan pembalasan atas pergerakan AS di Hong Kong.

Dua sumber Reuters mengatakan, Beijing telah meminta sejumlah perusahaan milik negara untuk menghentikan pembelian kedelai dan daging babi asal Negeri Paman Sam. China bahkan akan memperluas penghentian pembelian atas produk pertanian AS jika Washington mengambil tindakan lebih lanjut, kata sumber.

"Kemungkinan meningkatnya ketegangan memang menimbulkan risiko bagi kenaikan harga minyak baru-baru ini," kata Harry Tchilinguirian, kepala penelitian komoditas di BNP Paribas.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×