kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Gara-gara corona, Indocement Tunggal Prakasa (INTP) pangkas capex 2020


Jumat, 15 Mei 2020 / 10:33 WIB
ILUSTRASI. PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) pangkas anggaran belanja modal tahun ini


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Anna Suci Perwitasari

Hingga kuartal I-2020, INTP mencatatkan volume penjualan sebanyak 3,9 juta ton semen. Jumlah ini turun 6% dibandingkan dengan tahun lalu. Kontan.co.id mencatat, penjualan INTP pada periode Januari-Februari 2020 mencapai 2.8 juta ton semen. Ini berarti, penjualan semen  perusahaan pada Maret 2020 hanya 1,1 juta ton.

Marcos mengatakan, turunnya penjualan pada kuartal I-2020 diakibatkan cuaca buruk di awal tahun yang menyebabkan terjadinya banjir di wilayah Jabodetabek hingga beberapa kali.

Baca Juga: Strategi Emiten Semen: SMBR Menambah Produk, INTP dan SMGR Memacu Efisiensi

INTP juga memutuskan untuk merelokasi salah satu terminal apungnya. Terminal apung yang terletak di Samarinda, Kalimantan Timur ini direlokasi ke Konawe, Sulawesi Tenggara. Relokasi ini mempertimbangkan kondisi pasar di Sulawesi yang terus bertumbuh.

Adapun terminal di Konawe akan mulai beroperasi pada 18 Mei 2020. Tujuan relokasi ini adalah untuk memaksimalkan proses distribusi semen INTP di wilayah Sulawesi dan sekitarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×