kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Gaikindo revisi target penjualan mobil nasional, emiten ban tetap percaya diri


Senin, 14 Oktober 2019 / 18:45 WIB
Gaikindo revisi target penjualan mobil nasional, emiten ban tetap percaya diri
ILUSTRASI. GT Radial produksi PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL).

Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Herlina Kartika

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) merevisi target penjualan mobil nasional sebesar 10% menjadi 1 juta unit di 2019 dari target yang telah ditetapkan pada awal tahun sebesar 1,1 juta unit. Meski begitu, sejumlah emiten ban seperti PT Goodyear Indonesia Tbk (GDYR) dan PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) mengakui penjualan hingga akhir tahun masih baik-baik saja.

Head of Communication PT Goodyear Indonesia Tbk  Wicaksono Soebroto menjelaskan sejauh ini penjualan untuk pasar domestik dan replacement dalam dua bulan terakhir masih sesuai target. 

“Adanya koreksi penjualan mobil Gaikindo turut mempengaruhi target perusahaan secara makro, tapi tidak signifikan untuk disampaikan,” jelasnya kepada Kontan.co.id, Senin (14/10).

Baca Juga: Multistrada Arah Sarana (MASA) terus berupaya tingkatkan kinerja

Sayangnya, Wicaksono enggan memberikan informasi terkait koreksi target penjualan tersebut. Sebab menurutnya perusahaan masih baik-baik saja. Wicaksono bilang Goodyear sebagai produsen ban masih sama seperti perusahaan lain yang sedang berusaha menutup tahun ini dengan sebaik-baiknya.

Wicaksono menjelaskan di tengah keadaan daya serap pasar yang sedikit melemah strategi yang akan digenjot GDYR untuk sisa tahun ini adalah fokus pada pasar domestik untuk ban komersial sekaligus menambah toko dan distributor untuk ban konsumer.

Direktur Corporate Communication PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) Catharina Widajaja menjelaskan tidak ada perubahan target penjualan akibat revisi target penjualan mobil oleh Gaikindo. “Mengingat kontribusi penjualan Original Equipment Manufacture (OEM) untuk penjualan GJTL relatif kecil hanya sebesar 10%-15%,” jelasnya.

Lantaran kontribusinya yang tidak besar, Catharina menjelaskan dampak dari menurunnya penjualan otomotif jadi relatif kecil. GJTL yakin penjualan akan tercapai sesuai target yakni meningkat 5%-8% di akhir tahun ini.

Baca Juga: Gajah Tunggal membidik pasar Amerika dan Eropa

GJTL berharap ada pemulihan pada penjualan domestik. Selain itu, salah satu strategi yang akan dilakukan GJTL adalah meningkatkan penjualan ekspor.

Adapun dengan penundaan perusahaan ban PT Hankook Tire Indonesia menambah pabrik ketiganya di Cikarang, GJTL bakal mengurangi ekspansi kapasitas Truck dan Bus Radial (TBR). 



Video Pilihan

TERBARU

Close [X]
×