kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Fundamental rupiah belum kuat


Selasa, 01 Oktober 2013 / 06:52 WIB
ILUSTRASI. Pelayanan nasabah Bank BJB.


Reporter: Wahyu Satriani | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. Rupiah masih melemah. Kurs tengah Bank Indonesia menunjukkan pasangan USD/IDR naik 0,7% ke 11.613. Begitu juga dengan pairing USD/IDR di pasar spot yang naik 1,08% ke 11.406 dari hari sebelumnya.

Ekonom Universitas Indonesia, Lana Soelistianingsih bilang, pergerakan rupiah sempat menguat pasca pengumuman penundaan pengurangan stimulus atau tapering The Fed. Tapi, penguatan hanya sementara. Rupiah berfluktuasi cenderung tertekan lantaran fundamental belum kuat. Masih banyak kebutuhan dalam negeri seperti pembayaran utang swasta, impor serta keperluan naik haji mengakibatkan rupiah melemah.

Analis pasar uang Bank Himpunan Saudara, Rully Nova menambahkan, pelaku pasar masih menunggu laporan neraca berjalan Agustus dan inflasi September. Ia memprediksi, rupiah masih akan di level 11.000-an. Lana memperkirakan, USD/IDR akan bergerak di area 11.200-11.500, hari ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×