kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Fundamental rupiah belum kuat


Selasa, 01 Oktober 2013 / 06:52 WIB
ILUSTRASI. Pelayanan nasabah Bank BJB.


Reporter: Wahyu Satriani | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. Rupiah masih melemah. Kurs tengah Bank Indonesia menunjukkan pasangan USD/IDR naik 0,7% ke 11.613. Begitu juga dengan pairing USD/IDR di pasar spot yang naik 1,08% ke 11.406 dari hari sebelumnya.

Ekonom Universitas Indonesia, Lana Soelistianingsih bilang, pergerakan rupiah sempat menguat pasca pengumuman penundaan pengurangan stimulus atau tapering The Fed. Tapi, penguatan hanya sementara. Rupiah berfluktuasi cenderung tertekan lantaran fundamental belum kuat. Masih banyak kebutuhan dalam negeri seperti pembayaran utang swasta, impor serta keperluan naik haji mengakibatkan rupiah melemah.

Analis pasar uang Bank Himpunan Saudara, Rully Nova menambahkan, pelaku pasar masih menunggu laporan neraca berjalan Agustus dan inflasi September. Ia memprediksi, rupiah masih akan di level 11.000-an. Lana memperkirakan, USD/IDR akan bergerak di area 11.200-11.500, hari ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×