Reporter: Vivit Dewi | Editor: Ahmad Febrian
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Perkembangan industri aset digital mendorong pelaku usaha memperluas jangkauan layanan melalui kolaborasi dengan perusahaan telekomunikasi. Langkah ini diharapkan membuka akses bagi lebih banyak masyarakat mengenal layanan aset digital.
Maka, salah satu platform aset digital, FLOQ menggandeng Telkomsel untuk menjajaki integrasi layanan aset digital ke dalam ekosistem aplikasi anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) tersebut.
Kolaborasi ini mencakup penjajakan integrasi layanan FLOQ ke aplikasi Telkomsel, pengembangan konsep mini trade bagi pengguna pemula, serta potensi pemanfaatan Telkomsel Poin untuk saldo atau voucher layanan FLOQ.
"Kami menjajaki integrasi yang mulus agar layanan FLOQ lebih mudah diakses pelanggan melalui ekosistem digital Telkomsel," ujar Chief Sales Officer Telkomsel Stanislaus Susatyo, Kamis (22/10).
Baca Juga: Bursa Asia Mayoritas Melemah di Pagi Ini (23/10), Terseret Koreksi Wall Street
CEO dan Founder FLOQ Yudhono Rawis mengatakan, kolaborasi ini juga membuka peluang memperluas pasar aset digital ke kelompok konsumen yang lebih beragam. Menurutnya, pengguna aset digital di Indonesia saat ini masih didominasi kalangan muda dengan rata-rata usia di bawah 30 tahun.
"Kita melihat mungkin ada peluang di mana, seperti di negara lain, dari sisi profilnya sudah lebih dewasa dan lebih mature. Nah, di situlah nanti kita berharap bisa berkolaborasi. Melalui Telkomsel ataupun titik yang lain bisa mendapatkan segmen yang lebih dewasa," katanya.
Meski demikian, kedua perusahaan belum menetapkan target peningkatan pengguna maupun transaksi. Tahapan implementasi dan indikator keberhasilan masih akan dibahas lebih lanjut.
FLOQ mengklaim memiliki lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar. Sementara itu, Telkomsel melayani lebih dari 153,5 juta pelanggan hingga semester I-2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














