kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.388   59,54   1,12%
  • KOMPAS100 697   10,48   1,53%
  • LQ45 545   8,81   1,64%
  • ISSI 183   1,92   1,06%
  • IDX30 305   4,36   1,45%
  • IDXHIDIV20 400   6,31   1,60%
  • IDX80 80   1,24   1,57%
  • IDXV30 111   1,31   1,20%
  • IDXQ30 101   1,89   1,91%

Gencar Akuisisi, Abadi Nusantara (PACK) Bidik Rp 8,2 Triliun Lewat Rights Issue


Jumat, 23 Oktober 2026 / 07:24 WIB
Gencar Akuisisi, Abadi Nusantara (PACK) Bidik Rp 8,2 Triliun Lewat Rights Issue
ILUSTRASI. Abadi Nusantara Hijau Investama (PACK) berencana menghimpun dana hingga US$ 463 juta atau sekitar Rp 8,2 triliun  (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Penulis: Muhammad Alief Andri | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) berencana menghimpun dana hingga US$ 463 juta atau sekitar Rp 8,2 triliun melalui penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue.

Dana tersebut akan digunakan untuk melunasi pinjaman, membeli saham Denway Development Limited (DDL), serta memenuhi kebutuhan modal kerja perseroan dan entitas anak.

Berdasarkan keterbukaan informasi pada 22 Oktober 2026, PACK berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 100 miliar saham baru melalui HMETD. Perkiraan nilai aksi korporasi tersebut mencapai Rp 8,196 triliun, dengan menggunakan kurs Rp 17.703 per dollar AS per 31 Agustus 2026.

Baca Juga: Abadi Nusantara (PACK) Berencana Akuisisi Tambang Nikel Bumanik, Nilai Rp 1,4 Triliun

Rencana rights issue ini masih berupa usulan dan akan dimintakan persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 30 November 2026. Pelaksanaannya juga menunggu pernyataan pendaftaran yang dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dalam rencana penggunaan dana, PACK akan mengalokasikan hasil rights issue setelah dikurangi biaya emisi untuk pelunasan pinjaman, pembelian saham DDL, serta modal kerja perseroan dan entitas anak.

PT Eco Energi Perkasa akan melaksanakan hak memesan efek terlebih dahulu yang diperolehnya sekaligus bertindak sebagai pembeli siaga. Perusahaan tersebut akan menjamin pembelian saham yang tidak diambil oleh pemegang saham lain, dengan nilai maksimum US$ 418 juta atau setara Rp 7,4 triliun.

Manajemen memperkirakan penambahan modal ini dapat memperkuat struktur permodalan PACK melalui peningkatan ekuitas dan pembayaran pinjaman.

Baca Juga: Danantara Masuk Pasar, Ini Rekomendasi Saham BMRI BBRI BBNI TLKM ANTM

Meski demikian, aksi korporasi ini berpotensi menyebabkan dilusi kepemilikan bagi pemegang saham yang tidak melaksanakan HMETD. Dalam keterbukaan informasi, PACK menyebut persentase kepemilikan saham dapat terdilusi hingga sekitar 74,6%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×