kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.998   74,00   0,41%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

Fitch: Rating BTEL paling rendah


Rabu, 29 Januari 2014 / 15:51 WIB
Promo HokBen menjelang akhir pekan selama bulan September tahun 2022 untuk menu lezat dengan potongan harga dan gratis nasi.


Reporter: Amailia Putri Hasniawati | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT Fitch Ratings Indonesia memberikan outlook positif bagi tiga perusahaan perkebunan. Ketiga perusahaan tersebut merupakan afiliasi dari Grup Sinarmas.

Eddy Handali, Direktur Rating Fitch Ratings Indonesia bilang, dari total 78 perusahaan yang diberi peringkat, hanya tiga yang memiliki outlook positif.

"Ketiganya adalah perusahaan perkebunan yang terkait SMART (PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk)," ujarnya, Rabu (29/1).

Alasannya, lanjut Eddy, pihaknya melihat ada sentimen positif dari pasar terhadap kemampuan perusahaan jika ingin menerbitkan obligasi. Selain itu, dukungan dari induk usaha yang mumpuni semakin mengokohkan posisi Sinar Mas.

Adapun, peringkat terendah untuk obligasi dari total perusahaan yang diberi peringkat oleh Fitch adalah PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL). Pada November 2013 lalu, Fitch menurunkan peringkat obligasi BTEL dari CC ke C

Hal ini lantaran perusahaan dinilai tidak mampu membayar kupon obligasi senilai US$ 21,8 juta. Adapun, total utang obligasi itu mencapai US$ 380 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×