kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

FIF tawarkan kupon obligasi hingga 9,25%


Jumat, 28 Agustus 2015 / 16:21 WIB


Reporter: Wahyu Satriani | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Tawaran obligasi korporasi mulai ramai. Yang terbaru, PT Federal International Finance (FIF) menawarkan obligasi senilai Rp 1,5 triliun.

Berdasarkan keterangan resmi perusahaan, surat utang tersebut diterbitkan dalam dua seri.

Yakni, seri A senilai Rp 913 miliar dengan kupon tetap 8,5% per tahun. Seri ini bertenor pendek satu tahun dan akan jatuh tempo pada 21 September 2016.

Sedangkan untuk seri B diterbitkan senilai Rp 587 miliar dengan kupon 9,25%. Seri ini bertenor tiga tahun dan akan jatuh tempo 11 September 2018.

Obligasi tersebut akan melakukan pembayaran bunga secara tiga bulanan.

Adapun pembayaran bunga pertama akan dilakukan pada 11 Desember 2015. Rencananya, pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan dilakukan pada 14 September 2015.

Penerbitan ini merupakan bagian dari penawaran umum berkelanjutan (PUB) II senilai total Rp 10 triliun.

Sebelumnya, perusahaan telah menerbitkan PUB tahap I senilai Rp 3 triliun.

Sementara itu, kinerja obligasi korporasi masih positif di tengah tekanan pasar modal. Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA) mencatat rata-rata total return obligasi korporasi atau INDOBeX Corporate total return tumbuh 5,79% secara year to date (YTD) dan 10,01% secara year on year (YoY) 27 Agustus 2015.

Sedangkan INDOBeX Goverment Total Return minus 0,55% secara YTD dan tumbuh 5,08% secara YoY periode yang sama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×