kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.853   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Fast Food Indonesia (FAST) akan tebar dividen Rp 25 per saham


Rabu, 06 Juni 2018 / 13:28 WIB
RUPS FAST


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), hari ini (6/6), memutuskan untuk membagikan dividen tunai. Pengelola jaringan resto KFC ini akan membagikan dividen sebesar Rp 25 per saham.

Justinus Dalimin Juwono, Direktur FAST menyampaikan, perusahaan akan membagikan dividen tunai pada 6 Juli 2018. Tahun lalu, perusahaan meraih laba bersih Rp 167 miliar, turun 3,24% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp 172,61 miliar.

"Pembagian dividen tunai Rp 25 per saham atau total Rp 49,88 miliar kepada 1,99 pemegang saham. Itu payout ratio sekitar 30% dari laba bersih tahun lalu," ujarnya kepada KONTAN, Rabu (6/6).

Sepanjang tahun lalu, pendapatan perusahaan tercatat sebesar Rp 5,3 triliun atau naik 8,59% ketimbang periode sebelumnya yaitu Rp 4,88 triliun. Namun, dari sisi laba bersih masih turun sedikit akibat faktor eksternal.

"Laba turun disebabkan pertumbuhan biaya operasional yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan penjualan. Khususnya ada kenaikan pada UMP dan biaya distribusi dan lainnya," jelas Justinus.

Oleh karena itu, Justinus mengatakan, tahun ini akan melakukan efisiensi dan efektivitas kerja sehingga beban operasional dapat ditekan. Selain itu, ia akan menerapkan lebih banyak cashless payment di gerai-gerai miliknya dengan menerapkan teknologi.

"Memang itu yang menekan laba bersih kami. Itu kami berikan perhatian. Makanya kami tekankan efisiensi, produktivitas dan efektivitas dari karyawan kami," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×