kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.012   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.108   66,24   1,10%
  • KOMPAS100 801   11,17   1,41%
  • LQ45 609   8,67   1,45%
  • ISSI 211   1,35   0,64%
  • IDX30 343   4,64   1,37%
  • IDXHIDIV20 429   6,16   1,46%
  • IDX80 91   1,30   1,44%
  • IDXV30 117   1,58   1,37%
  • IDXQ30 111   1,61   1,48%

Pendapatan Fast Food Indonesia tumbuh 10,71% di kuartal pertama


Senin, 30 April 2018 / 11:02 WIB
ILUSTRASI. Gerai KFC di Tangerang Selatan


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) sepanjang tiga bulan pertama tahun ini membukukan pendapatan sebesar Rp 1,33 triliun. Jumlah tersebut meningkat 10,71% ketimbang periode yang sama tahun lalu yang tercatat hanya Rp 1,2 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan kuartal I yang dirilis hari ini, kontributor pendapatan terbesar masih disumbang penjualan makanan dan minuman yang mencapai Rp 1,31 triliun, jumlah tersebut meningkat dari sebelumnya hanya Rp 1,18 triliun. Penjualan konsinyasi CD juga naik tipis. Tapi, pendapatan dari jasa layanan antar mengalami penurunan.

Laba usaha FAST naik 59% dari Rp 12,11 miliar menjadi Rp 19,30 miliar. Kendati mengalami peningkatan dari sisi pendapatan, laba periode berjalan pemilik gerai KFC ini justru turun lebih dari setengahnya dari Rp 37,23 miliar menjadi Rp 15,66 miliar. 

Penurunan yang mencapai 57% ini terjadi karena adanya beban pajak penghasilan sebesar Rp 3,87 miliar tahun ini. Tahun lalu, FAST mencatat manfaat pajak penghasilan Rp 23,54 miliar.

Total aset Fast Food meningkat dari Rp 2,75 triliun pada akhir tahun lalu, menjadi Rp 2,79 triliun di kuartal I tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×