kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.068   -20,00   -0,11%
  • IDX 6.070   27,79   0,46%
  • KOMPAS100 797   7,22   0,91%
  • LQ45 606   5,95   0,99%
  • ISSI 210   0,17   0,08%
  • IDX30 342   2,97   0,88%
  • IDXHIDIV20 426   3,10   0,73%
  • IDX80 91   0,90   1,00%
  • IDXV30 116   0,95   0,82%
  • IDXQ30 110   0,91   0,83%

Indika Energy (INDY) Disebut Sedang Pertimbangkan Lepas Aset Tambang Rp 18,1 Triliun


Kamis, 16 Juli 2026 / 10:47 WIB
Indika Energy (INDY) Disebut Sedang Pertimbangkan Lepas Aset Tambang Rp 18,1 Triliun
ILUSTRASI. Indika Energy (INDY) sedang mempertimbangkan untuk jual anak PT Kideco Jaya Agung dengan nilai valuasi lebih dari US$ 1 miliar (Dok/INDY)


Reporter: Dimas Andi | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indika Energy Tbk (INDY) sedang mempertimbangkan untuk menjual anak usaha di bidang pertambangan batubara, yakni PT Kideco Jaya Agung. Dikutip dari laporan Stockbit Sekuritas yang melansir Bloomberg, nilai valuasi aset pertambangan tersebut mencapai lebih dari US$ 1 miliar atau setara kurang-lebih Rp 18,1 triliun.

Sumber dari Bloomberg yang tidak disebutkan namanya menyebut bahwa INDY sedang bekerja sama dengan penasihat keuangan mengenai potensi divestasi tersebut. Mereka juga telah menghubungi calon pembeli untuk mengukur minat awal.

Di samping itu, sumber Bloomberg juga menyebut bahwa pembahasan sedang berlangsung dan INDY dapat memilih untuk mempertahankan aset tersebut. Sayangnya, perwakilan INDY dan Kideco Jaya Agung belum mengomentari isu ini.

Baca Juga: BREN Bidik Akuisisi Raksasa Panas Bumi di Filipina Senilai US$ 5 Miliar

Saat ini, INDY memiliki 91% kepemilikan saham di Kideco Jaya Agung.

Di tengah rumor tersebut, harga saham INDY melesat 8,04% ke level Rp 2.420 per saham pada perdagangan intraday Kamis (16/7/2026).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×