kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Faktor penguat rupiah: Internal dari intervensi BI, eksternal dari The Fed


Rabu, 09 Oktober 2019 / 04:45 WIB
ILUSTRASI. Uang rupiah


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Data domestik juga memberi sentimen positif ketika BI melakukan intervensi di pasar valas dan obligasi melalui perdagangan NDF. Ibarahim menuturkan, intervensi ini menopang rupiah untuk tidak terkoreksi, walaupun cadangan devisa turun cukup dalam.

Baca Juga: Prediksi Kurs Rupiah: Terseret Yuan

Bicara cadangan devisa yang turun, Ekonom Bank Mandiri Reny Eka Putri menuturkan, rilis data tersebut tidak terlalu negatif sehingga tak banyak memengaruhi pergerakan rupiah. Data domestik terlalu minim, yang menggerakkan rupiah lebih banyak dari sentimen global.

Penguatan hari ini tak hanya terjadi pada rupiah, juga uang regional Asia lainnya. “Beberapa hari lalu, kan, dolar AS terus menguat, sepertinya sekarang pelaku pasar mulai melakukan profit taking,” ujar Reny.

Menurut Reny, pergerakan rupiah beberapa hari ke depan masih sideways, dengan kecenderungan menguat tipis. Sebab, ada antisipasi terhadap pembicaraan dagang AS-China pada pekan ini.

Baca Juga: Perdagangan AS-Eropa Menegang, Kurs Rupiah Hari Ini Melemah

Sedang Ibrahim menilai, rupiah justru akan melemah. Soalnya, tetap akan ada tarik menarik sentimen yang memengaruhi mata uang garuda besok.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×