kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.970   123,00   0,69%
  • IDX 5.904   -291,18   -4,70%
  • KOMPAS100 783   -41,15   -4,99%
  • LQ45 592   -27,39   -4,42%
  • ISSI 204   -10,24   -4,77%
  • IDX30 336   -13,67   -3,91%
  • IDXHIDIV20 415   -12,91   -3,02%
  • IDX80 89   -4,72   -5,04%
  • IDXV30 114   -4,01   -3,41%
  • IDXQ30 109   -3,68   -3,28%

Facebook pemegang rekor penurunan market cap terbesar sepanjang sejarah


Jumat, 27 Juli 2018 / 01:00 WIB


Reporter: Khomarul Hidayat | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Harga saham Facebook kembali terjun bebas. Rabu (25/7), harga saham perusahaan media sosial ini rontok hingga 24% di perdagangan after hours atau perdagangan setelah jam resmi perdagangan saham tutup.

Imbasnya kapitalisasi pasar Facebook merosot drastis hingga US$ 150 miliar dalam tempo hanya dua jam. Ini menjadi rekor penurunan market cap terbesar sepanjang sejarah.

Nah, di perdagangan Kamis (26/7) hingga pukul 23.30 tadi malam, harga saham Facebook longsor lagi 17,84% menjadi US$ 178,22 per saham. Alhasil, kapitalisasi pasar Facebook kembali mengempis menjadi US$ 629,82 miliar.

Amblesnya market cap Facebook ini tercatat sebagai penurunan kapitalisasi pasar harian terbesar sepanjang masa. Facebook memecahkan rekor sebelumnya yang dipegang Intel Corp.

Kapitalisasi pasar Intel Corp pernah hilang hingga US$ 91 miliar dalam sehari perdagangan pada September tahun 2000. Pun Microsoft pernah harus kehilangan market cap senilai US$ 77,2 miliar dalam tempo sehari.

Nasib naas itu juga pernah dialami Apple. Gara-gara pertumbuhan labanya melambat, market cap produsen iPhone pernah longsor hampir US$ 60 miliar pada 24 Januari 2013.

Nah, Berikut rekor-rekor penurunan terbesar kapitalisasi pasar dalam sehari perdagangan:

Facebook US$ 150 miliar
Intel US$ 91 miliar
Microsoft US$ 77,2 miliar
Apple US$ 59,6 miliar
Exxon Mobil US$ 52,5 miliar
General Electric US$ 46,9 miliar
Alphabet US$ 39,2 miliar
Amazon US$ 36,5 miliar

Sumber: Bloomberg

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×