kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Euro melemah karena indeks dollar AS menguat


Selasa, 12 Februari 2019 / 19:56 WIB

Euro melemah karena indeks dollar AS menguat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mengutip Bloomberg pada Selasa (12/2) pukul 17.00 WIB pasangan mata uang EUR/USD melemah 0,15% di 1,1259. Analis PT Rifan Financindo Berjangka, Puja Purbaya Sakti mengatakan melemahnya euro ini dampak dari dollar Amerika Serikat (AS) yang menguat secara signifikan.

Investor mewaspadai terhadap kemungkinan deadlock negosiasi dagang antara AS dan China yang tengah berlangsung di Beijing.Kembali merebaknya ketegangan perang dagang dan kekhawatiran terhadap prospek pertumbuhan ekonomi global menopang dollar AS sebagai mata uang safe-haven.


“Hingga saat ini para investor memperkirakan pembicaraan antara AS dan China pada minggu ini akan berlangsung alot dan berpotensi kembali berujung buntu,” kata Puja kepada Kontan.co.id, Selasa (12/2).

Sehingga dollar AS mendapatkan manfaat dari kegelisahan para investor terkait pembicaraan perdagangan lanjutan AS dan China. Menurut Puja di luar daya tarik sebagai safe-haven, dollar AS masih merupakan mata uang dengan imbal hasil tertinggi dibandingkan dengan beberapa rival utamanya.

Selain itu, euro terpantau melemah karena dipicu pertumbuhan di kawasan eropa yang melambat dan tingkat inflasi tetap rendah. Yang mana lemahnya data produksi manufaktur Jerman serta pemangkasan proyeksi pertumbuhan oleh Komisi Eropa.

Kemudian munculnya kekhawatiran lebih lanjut mengenai Italia yang sekarang dalam resesi dan ketegangan politik di Perancis tidak menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Hal tersebut, semakin membebani pergerakan euro untuk bisa kembali menguat terhadap rival utamanya dollar AS.

Secara analisa teknikal grafik harian di mana indikator moving average (MA) 50, 100, 200 masih konsisten bergerak turun, kemudian pada moving average convergence divergence (MACD) dengan kondisi menurun di mana arah kurs berpotensi lanjutkan koreksi. Selanjutnya pada indikator relative strengh index (RSI) berada diarea positif 59 yang menunjukkan kurs kurang kuat untuk naik.

“Secara umum EUR/USD masih berpotensi untuk lanjutkan koreksi pada perdagangan selanjutnya,” kata Puja. Adapun rekomendasi untuk pasangan EUR/USD adalah Sell selama harga dibawah 1.1229 dengan level Resistance antara 1.1316, 1.1356, 1.1423 dan support antara 1.1249, 1.1222, 1.1155.


Reporter: Yusuf Imam Santoso
Editor: Yoyok
Video Pilihan

Tag
TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0012 || diagnostic_api_kanan = 0.0005 || diagnostic_web = 0.2072

Close [X]
×