Reporter: Teddy Gumilar | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
JAKARTA. Hari ini Euro bergerak dengan kecenderungan konsolidasi hingga menguat terhadap dollar AS. Alotnya negoisasi batas atas utang Amerika Serikat berpotensi memicu pelemahan dollar hingga euro leluasa bergerak.
"Ekspektasi turunnya Durable Goods AS menjadi 0,3% versus 2,1% cenderung menambah tekanan pelemahan dollar jika ternyata hasilnya sesuai ekspektasi itu," kata Head of Research Treasury Division PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Nurul Eti Nurbaeti.
Data COnsumer Price Index (CPI) yang stabil di atas 2% sejalan dengan garis kebijakan European Central Bank (ECB) hingga berpotensi mengamankan penguatan euro. Namun tren naik yield obligasi Spanyol dan Italia cenderung memberi sentimen negatif yang bisa mereduksi apresiasi euro.
Hari ini, Nurul memproyeksikan EUR/USD bergerak di rentang 1.4275 hingga 1.4475. Kemarin pasangan mata uang ini menguat ke 1.4512 setelah dibuka pada posisi 1.4375.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)