kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.798.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.819   62,00   0,35%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

IHSG Anjlok 1,37% ke 8.280 pada Selasa (24/2/2026), BUMI, EMTK, SCMA Top Losers LQ45


Selasa, 24 Februari 2026 / 16:07 WIB
IHSG Anjlok 1,37% ke 8.280 pada Selasa (24/2/2026), BUMI, EMTK, SCMA Top Losers LQ45
ILUSTRASI. IHSG ditutup melemah 115,24 poin atau 1,37% ke 8.280,83 pada akhir perdagangan Selasa (24/2/2026). (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 115,24 poin atau 1,37% ke 8.280,83 pada akhir perdagangan Selasa (24/2/2026).

Sebanyak 153 saham naik, 567 saham turun dan 99 saham stagnan.

Hanya satu indeks sektoral yang selamat ke zona hijau, yakni sektor keuangan yang naik 1,02%.

Sedangkan 10 indeks sektoral lainnya masuk zona merah, mengikuti pelemahan IHSG.

Baca Juga: Efek Sentimen Tarif Trump, Rupiah Melemah ke Rp 16.829 per Dolar AS

Indeks sektoral dengan pelemahan terdalam adalah sektor energi yang anjlok 3,5%, sektor barang konsumen siklikal turun 3,12% dan sektor infrastruktur yang turun 2,29%.

Total volume perdagangan saham di bursa hari ini mencapai 60,14 miliar saham dengan total nilai Rp 28,95 triliun.

Top gainers LQ45 hari ini adalah:

1. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) (1,90%)
2. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) (1,34%)
3. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) (0,85%)

Top losers LQ45 hari ini adalah:

1. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) (-7,43%)
2. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) (-6,57%)
3. PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) (-5,19%)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×