kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45702,42   14,31   2.08%
  • EMAS934.000 -1,06%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

ETF saham tembus Rp 10 triliun, IndoPremier Sekuritas 96% pasar diler partisipan


Kamis, 24 Oktober 2019 / 19:11 WIB
ETF saham tembus Rp 10 triliun, IndoPremier Sekuritas 96% pasar diler partisipan
ILUSTRASI. Forum reksadana ETF Indonesia 2018 diselenggarakan oleh indo premier IndoPremier Investment sekuritas securities indonesia

Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Wahyu Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. IndoPremier Sekuritas sebagai diler partisipan exchange traded fund (ETF) terbesar di Indonesia berhasil mencatatkan dana kelolaan atas ETF saham atau asset under management (AUM) lebih dari Rp 10 triliun per 21 Oktober 2019. IndoPremier Sekuritas menguasai 96% pangsa pasar ETF saham sebagai diler partisipan.

IndoPremier Sekuritas telah 12 tahun berkecimpung dalam ETF dan kini merajai pangsa pasar reksadana yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia. IndoPremier mengungkapkan, kemampuan eksekusi primary market ETF saham untuk unit creation maupun unit redemption secara masif hanya dalam hitungan kurang dari 1 detik.

Direktur Utama IndoPremier Sekuritas Moelonotho The mengatakan, dalam waktu dekat ada dua manajer investasi asing dan dua manajer investasi swasta yang akan berkerja sama dalam pengelolaan ETF. "Diharapkan kerja sama bisa dimulai di akhir tahun 2019 ini,” kata dia dalam siaran pers, Kamis (24/10).

Baca Juga: Avrist Asset Management menargetkan dana kelolaan ETF Rp 500 miliar di akhir tahun

Saat ini IndoPremier Sekuritas berperan sebagai diler partisipan bagi enam manajer investasi (MI) partisipan, yaitu: IndoPremier Investment Management, BNI Asset Management, Pinnacle Persada Investama, Danareksa Investment Management, Batavia Prosperindo Aset Manajemen, dan MNC Asset Management.

Berikut tabel ranking ETF saham di Indonesia berdasarkan AUM per 21 Oktober 2019.

  1. Premier ETF IDX30 (XIIT) Rp 2,6 triliun.
  2. Premier ETF LQ45 (R-LQ45X) Rp 2,3 triliun.
  3. Premier ETF Indonesia State-Owned Company (XISC) Rp 1,3 triliun.
  4. BNI AM Nusantara ETF MSCI Indonesia (XBNI) Rp 1 triliun
  5. Danareksa ETF Indonesia TOP 40 (XDIF)Rp 714 miliar
  6. Premier ETF SRI-KEHATI (XISR) Rp 540 miliar
  7. Batavia Smart Liquid ETF (XBLQ) Rp 531 miliar
  8. Pinnacle IDX30 (XPID) Rp 312 miliar
  9. Simas IDX30 (XSBC) Rp 306 miliar
  10. Pinnacle FTSE Indonesia (XPFT) Rp 211 miliar

Baca Juga: PNM Investment Management meluncurkan ETF perdana Core LQ45

Dari daftar tersebut, Indopremier menjadi diler partisipan sembilan ETF. Sinarmas Sekuritas menjadi diler partisipan untuk Simas IDX30.

Moelonotho mengatakan, daftar tersebut menggambarkan independensi IndoPremier Sekuritas yang secara konsisten dalam posisi netral sehingga tetap terbuka untuk produk-produk ETF yang dikreasi oleh semua manajer investasi.

Pada kesempatan yang sama, Guntur Putra selaku CEO Pinnacle Persada Investama mengakui perkembangan ETF di Indonesia sangat luar biasa. Ia yakin dengan keunggulan ETF yang unik seperti transparan, likuid dan fleksibel akan membuat ETF menjadi favorit para investor baik ritel maupun institusi.

“Mengenai IndoPremier Sekuritas sebagai diler partisipan pioneer dan penyedia platform ETF adalah solid dan tidak diragukan lagi. Pinnacle sebagai manajer investasi yang aktif dalam menerbitkan ETF sangat senang dapat bermitra dengan diler partisipan IndoPremier Sekuritas untuk seluruh produk ETF kami, yang saat ini berjumlah tujuh ETF,” kata Guntur.




TERBARU

Close [X]
×