kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

ETF berbasis sektor keuangan minus


Senin, 11 April 2016 / 19:18 WIB
ETF berbasis sektor keuangan minus


Reporter: Wahyu Satriani | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Reksadana berbasis saham sektor keuangan belum mencatat kinerja memuaskan. Salah satunya, exchange traded fund (ETF) Premier Indonesia Financial yang membukukan minus dalam satu tahun terakhir.

Data Infovesta Utama menunjukkan produk ini berkinerja minus 14,16% dalam satu tahun terakhir per 8 April 2016. Kinerja tersebut di bawah acuannya, indeks harga saham gabungan (IHSG) yang minus 11,66% pada periode yang sama.

Ernawan Rahmat Salimsyah, Chief Investment Officer dan Director Indo Premier Investment Management (IPIM), pengelola reksadana tersebut mengatakan kinerja ETF dipengaruhi hasil pertemuan Organization Petroleum Exporting Countries (OPEC) yang tidak mengurangi produksi minyak dan memicu turunnya harga minyak dunia ke level terendah US$26,21 per barrel.

Selain itu, inflasi yang masih rendah menyebabkan Bank Indonesia (BI )menurunkan kembali suku bunga acuannya di bulan Februari sebesar 25bps menjadi 7%. Menurut dia, penurunan BI rate memberikan sentimen positif pada perdagangan domestik sehingga IHSG selama bulan Februari tercatat 3,38%.

"Di bulan Februari 2016, kinerja imbal hasil Premier ETF Indonesia Financial mengikuti dengan ketat IHSG yang menjadi tolok ukur meski sedikit tertinggal," ujar Ernawan, Senin (11/4).




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×