kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

Emiten pakan ternak tertekan pandemi virus corona, apa kata analis?


Selasa, 05 Mei 2020 / 21:40 WIB


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Tendi Mahadi

Tak hanya penurunan permintaan, pelemahan nilai tukar rupiah juga menjadi hantaman untuk sektor pakan ternak. Pasalnya, memang bahan baku pakan ternak masih banyak yang didatangkan dari luar negeri.

Misalnya saja SIPD, sejauh ini SIPD mengimpor bahan baku berupa soybean meal (SBM) sebesar 25%-30%, kemudian impor kedelai 30%, dan impor jagung sebanyak 60%.

Baca Juga: Kinerja emiten batubara di kuartal I belum terdampak signifikan pandemi corona

Nico memprediksi, sektor pakan ternak membutuhkan waktu cukup lama untuk kembali pulih. Ia bilang, saham-saham dari sektor pakan ternak dapat kembali pulih dalam waktu satu hingga dua tahun ke depan.

Walaupun demikian, secara valuasi saham-saham poultry sudah terdiskon. Ia bilang, saham-saham dari sektor pakan ternak bisa menjadi salah satu pilihan investor dalam jangka waktu panjang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×