kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Emiten pakan ternak tertekan pandemi virus corona, apa kata analis?


Selasa, 05 Mei 2020 / 21:40 WIB


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Tendi Mahadi

Tak hanya penurunan permintaan, pelemahan nilai tukar rupiah juga menjadi hantaman untuk sektor pakan ternak. Pasalnya, memang bahan baku pakan ternak masih banyak yang didatangkan dari luar negeri.

Misalnya saja SIPD, sejauh ini SIPD mengimpor bahan baku berupa soybean meal (SBM) sebesar 25%-30%, kemudian impor kedelai 30%, dan impor jagung sebanyak 60%.

Baca Juga: Kinerja emiten batubara di kuartal I belum terdampak signifikan pandemi corona

Nico memprediksi, sektor pakan ternak membutuhkan waktu cukup lama untuk kembali pulih. Ia bilang, saham-saham dari sektor pakan ternak dapat kembali pulih dalam waktu satu hingga dua tahun ke depan.

Walaupun demikian, secara valuasi saham-saham poultry sudah terdiskon. Ia bilang, saham-saham dari sektor pakan ternak bisa menjadi salah satu pilihan investor dalam jangka waktu panjang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×