kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.789.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.736   51,00   0,29%
  • IDX 6.371   -228,56   -3,46%
  • KOMPAS100 843   -31,00   -3,55%
  • LQ45 635   -16,26   -2,50%
  • ISSI 228   -10,12   -4,25%
  • IDX30 361   -7,63   -2,07%
  • IDXHIDIV20 447   -8,36   -1,83%
  • IDX80 97   -3,13   -3,13%
  • IDXV30 125   -3,42   -2,67%
  • IDXQ30 117   -1,94   -1,63%

Emiten Konsumer Siklikal Melaju di Awal Tahun 2026, Ini Rekomendasi Sahamnya


Minggu, 25 Januari 2026 / 15:49 WIB
Diperbarui Minggu, 25 Januari 2026 / 19:21 WIB
Emiten Konsumer Siklikal Melaju di Awal Tahun 2026, Ini Rekomendasi Sahamnya
ILUSTRASI. Indeks Harga Saham Gabungan Meroket (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Rashif Usman | Editor: Noverius Laoli

Abida menerangkan potensi penguatan indeks konsumer siklikal hingga akhir tahun 2026 diproyeksikan positif dengan target IHSG yang diperkirakan mampu menembus level 10.000 dalam skenario optimistis. 

Secara sektoral, laba tahunan di industri konsumsi diskresioner diprediksi akan terus berakselerasi dengan pertumbuhan rata-rata mencapai 24% selama lima tahun ke depan, didorong oleh peningkatan pendapatan per kapita dan pergeseran pola belanja masyarakat ke arah ekonomi berbasis pengalaman.

Rekomendasi Saham

Azis merekomendasikan trading buy saham BUVA dengan target Rp 2.000-Rp 2.300 dan support Rp 1.766-Rp 1.725 per saham.

Baca Juga: Aksi Buyback Ramai pada Januari 2026, Cermati Saham Rekomendasi Analis

Abida menyarankan buy saham MAPI dan ACES di target harga masing-masing Rp 1.400 dan Rp 550 per saham.

Wafi juga membagikan rekomendasi untuk mencermati saham HRTA, MAPI dan ACES dengan target harga masing-masing Rp 2.500, Rp 2.100 dan Rp 500 per saham.

Selanjutnya: Penanganan Banjir di Bekasi Tak Bisa Instan, Begini Penjelasan Menteri PU

Menarik Dibaca: 5 Manfaat Rutin Minum Kopi Setiap Hari untuk Kesehatan Tubuh

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×