kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Emiten konstruksi genjot penerimaan berulang, begini rekomendasi analis


Selasa, 03 Desember 2019 / 08:14 WIB
Emiten konstruksi genjot penerimaan berulang, begini rekomendasi analis
ILUSTRASI. Pembangunan proyek jalan tol Bogor Ring Road Seksi 3 di Bogor, Jawa Barat, Senin (8/7). PT PP Tbk (PTPP) menargetkan pencapaian kontrak baru pada 2019 sebesar Rp 50,3 triliun. Sektor konstruksi menyumbang kontribusi terbesar dalam target pemasaran, yakni

Reporter: Benedicta Prima | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Sejumlah emiten konstruksi tengah menyusun strategi untuk menggenjot penerimaan berulang (recurring income). Tiga emiten konstruksi yang dihubungi Kontan.co.id menyatakan tengah fokus mengerek recurring income.

Direktur Keuangan PT PP Tbk (PTPP) Agus Purbianto mengatakan, strategi perusahaan ke depan adalah melakukan divestasi yang perolehannya nanti akan digunakan untuk investasi ke aset yang menghasilkan recurring income.

Baca Juga: Saham ADHI melompat 3,6%, cermati ulang PER dan PBV-nya

Sementara, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) menargetkan, dalam empat tahun ke depan, porsi recurring income bisa mencapai 25% dari posisi saat ini sekitar 2,5%. Demikian juga dengan PT Waskita Karya Tbk (WSKT) yang menargetkan porsi recurring income bisa meningkat.

Kepala Riset Koneksi Kapital Indonesia Marolop Alfred Nainggolan mengatakan, tren tersebut wajar terjadi karena perusahaan harus menciptakan kepastian pendapatan yang lebih baik.

"Dengan adanya recurring ada kepastian tahun depan akan tetap ada pendapatan. Kalau konstruksi kan based on proyek, putus cari proyek lain," ujar Alfred saat dihubungi Kontan, Senin (2/12).

Baca Juga: Emiten konstruksi genjot recurring income, berikut rekomendasi analis




TERBARU

×