kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.324.000 1,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Emiten Grup Salim, Indomobil (IMAS) Bentuk Perusahaan Patungan dengan VKTR


Rabu, 21 Februari 2024 / 18:02 WIB
Emiten Grup Salim, Indomobil (IMAS) Bentuk Perusahaan Patungan dengan VKTR
Entitas Grup Bakrie PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) mendirikan perusahaan patungan alias joint venture dengan PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) melalui anak usaha PT IMG Sejahtera Langgeng.


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) melalui anak usaha PT IMG Sejahtera Langgeng mendirikan perusahaan patungan alias joint venture dengan entitas Grup Bakrie PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR). 

Direktur Utama VKTR Teknologi Mobilitas Gilaris W. Setijono menjelaskan pendirian usaha patungan ini bertujuan untuk meningkatkan inovasi dan mempercepat adopsi kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di Indonesia.

Adapun salah satu poin dari kemitraan ini VKTR dan IMAS akan fokus pada pengembangan dan peningkatan kendaraan listrik untuk berbagai kebutuhan, termasuk kendaraan penumpang dan komersial melalui pendirian perusahaan patungan tersebut. 

"Langkah ini diambil untuk memastikan fleksibilitas dan ekspansi yang lebih luas dalam kerja sama di masa depan, yang mungkin meliputi sektor kendaraan penumpang dan komersial," kata Gilaris dalam keterangan yang diterima Kontan, Rabu (21/2). 

Baca Juga: Intiland (DILD) Sambut Positif Insentif PPN DTP yang Dilanjutkan Hingga Akhir 2024

Dalam penandatanganan ini, VKTR akan memberikan portofolio teknologi dan pengetahuan yang luas dalam bidang kendaraan listrik. Sementara Indomobil akan fokus. Sementara Indomobil hanya akan menyoroti aspek kemitraan yang berkaitan dengan EV. 

Gilaris menyatakan VKTR berharap pendirian perusahaan joint venture bersama dengan Indomobil Group diharapkan bisa meningkatkan inovasi dan mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia.

Adapun pembentukan perusahaan patungan dan kerja sama strategis ini telah terikat dalam Nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) yang telah ditandatangani di Jakarta pada 20 Februari 2024. 

Selanjutnya: IHSG Melemah Hari Ini, Simak Proyeksi dan Rekomendasi Saham untuk Kamis (22/2)

Menarik Dibaca: 5 Rekomendasi Sunscreen Skintific Sesuai Kebutuhan Kulit, Kulit Jerawatan Pilih Mana?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×