kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.668   -8,00   -0,05%
  • IDX 6.095   -223,56   -3,54%
  • KOMPAS100 805   -27,79   -3,34%
  • LQ45 616   -14,28   -2,26%
  • ISSI 214   -11,19   -4,97%
  • IDX30 352   -8,00   -2,22%
  • IDXHIDIV20 439   -9,68   -2,16%
  • IDX80 93   -3,02   -3,15%
  • IDXV30 121   -3,14   -2,53%
  • IDXQ30 115   -2,35   -2,00%

Ekspektasi pengurangan produksi membuat harga minyak mendidih


Kamis, 13 Februari 2020 / 09:51 WIB
ILUSTRASI. Harga minyak sudah menguat dalam tiga hari berturut-turut


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

Minyak juga mungkin naik karena pelaku pasar melakukan aksi ambil untung mengingat saat ini harganya sudah terlampau murah. Brent dan WTI pun telah jatuh lebih dari 20% dari puncaknya pada Januari 2020 lalu. 

Namun, data jumlah kasus baru yang dikonfirmasi di Provinsi Hubei, pusat wabah, menunjukkan bahwa wabah dan dampaknya terhadap permintaan minyak akan terus berlanjut. 

Baca Juga: Harga timah punya potensi naik lebih tinggi tahun ini

Baru-baru ini kasus virus corona sudah melonjak 14.840 pada 12 Februari menjadi 48.206, dan kematian naik dengan catatan harian 242 menjadi 1.310 di provinsi tersebut. 

Pembatasan perjalanan ke dan dari China dan karantina di dalam negeri telah membatasi konsumsi minyak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×