kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Ekonomi Eropa bermasalah, pasangan EUR/USD masih rentan tertekan


Minggu, 29 September 2019 / 15:39 WIB
ILUSTRASI. Kurs poundsterling Inggris dan dollar AS


Reporter: Dimas Andi | Editor: Noverius Laoli

Kendati demikian, bukan berarti euro akan melaju mulus. Sebab, data-data ekonomi Eropa cenderung melemah ketika dirilis sepanjang pekan lalu. Yang terbaru, data pengeluaran konsumer Perancis di bulan Agustus lalu stagnan, padahal prediksi konsensus analis data tersebut bisa tumbuh 0,3% (mom).

Data awal inflasi sektor konsumer Prancis juga turun 0,3% (mom) lebih buruk dari prediksi awal yakni -0,2% (mom). “Usaha European Central Bank (ECB) untuk memperbaiki ekonomi Eropa belum berdampak signifikan terhadap penguatan euro,” ujar Sutopo, akhir pekan lalu.

Baca Juga: Penggunaan BBM turun, PLN raih laba bersih Rp 7,35 triliun di semester I-2019

Pasangan EUR/USD masih berpeluang kembali mengalami tren bearish dalam waktu dekat. Posisi pasangan ini berada di bawah MA20, MA50, dan MA200. Indikator RSI masih berada di bawah level 50 atau belum ada sinyal oversold.

Sutopo merekomendasikan sell pasangan EUR/USD dengan proyeksi support di level 1,0875 – 1,0750 serta resistance di level 1,0975 – 1,1000.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×