kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Ekonomi diperkirakan melambat, bursa AS melemah


Selasa, 05 Mei 2015 / 21:18 WIB
ILUSTRASI. Cara aktifkan verifikasi email keamanan WhatsApp.


Sumber: Bloomberg | Editor: Uji Agung Santosa

NEW YORK. Bursa saham Amerika Serikat (AS) turun setelah dua hari mengalami reli. Indeks Standard & Poor’s 500 turun 0,3% menjadi 2.108,24 pada 9:57 a.m. di New York. Sedangkan The Dow Jones Industrial Average turun 34,10 point atau 0,2% menjadi 18.036,30. Lalu Nasdaq Composite Index juga kehilangan 0,8%.

Pelemahan indeks terjadi seiring dengan perkiraan adanya perlambatan ekonomi sehingga menyebabkan defisit neraca perdagangan AS semakin lebar.

Sejumlah saham mengalami penurunan harga. Seperti saham Apple Inc dan Wal-Mart Stores Inc yang menurun lebih dari 1,2%. Sementara saham AOL Inc turun 3,8% setelah Goldman Sachs Group Inc merekomendasikan jual untuk saham perusahaan ini. Penurunan saham ini membuat Indeks Nasdaq Biotechnology turun 1,4%.

Sementara itu saham Chevron Corp dan Exxon Mobil Corp naik lebih dari 0,8% setelah harga minyak naik menjadi US$60 per barrel untuk pertama kali di tahun ini. "Pasar saham lagi berjuang untuk keluar dari keterpurukan," kata Kevin Caron,  market strategist and portfolio manager Stifel Nicolaus & Co, seperti dikutip Bloomberg.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×