kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Bursa AS melemah didorong oleh saham bioteknologi


Selasa, 28 April 2015 / 05:52 WIB
Bursa AS melemah didorong oleh saham bioteknologi
ILUSTRASI. Twibbon Milad Muhammadiyah ke-111.


Sumber: Bloomberg | Editor: Uji Agung Santosa

NEW YORK. Bursa Amerika Serikat (AS) jatuh didorong oleh saham-saham perusahaan bioteknologi. Indeks Standard & Poor’s 500 Index turun 0,4%, sementara indeks Russell 2000 turun 1,2%. Lalu indeks Dow Jones juga memerah dengan penurunan sebesar 0,23%.

Perusahaan bioteknologi mengalami penurunan nilai saham. Seperti yang terjadi pada saham Mylan NV sebesar 5,7%. Penurunan terjadi setelah perusahaan menolak take over saham yang ditawarkan Teva Pharmaceutical Industries Ltd senilai US$ 40 miliar. 

Saham Applied Materials Inc juga turun 8,4% setelah menolak tawaran takeover Tokyo Electron Ltd. Sementara saham Apple Inc, perusahaan dengan nilai pasar terbesar di dunia, meningkatkan capital return program sebesar US$ 70 miliar. 

Apple juga berhasil mendongkrak laba sebesar 33%  pada kuartal terakhir seiring dengan meningkatnya produk IPhone, sehingga harga sahamnya naik 1,8%. "Pasar menginginkan untuk bisa tumbuh lebih tinggi, namun ada tantangan untuk itu," kata Michael Antonelli, institutional equity sales trader and managing director Robert W. Baird & Co, seperti dikutip Bloomberg.

Menurutnya pelemahan nilai saham yang terjadi pada perusahaan bioteknologi telah menyeret saham-saham lain untuk turun. Sebelumnya indeks S&P 500 telah mencetak rekor tertinggi di level 2.117,69 pada pekan sebelumnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×