kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Ekonom memprediksi harga emas bisa mencapai level US$ 2.000 per ounce


Kamis, 14 Juli 2011 / 12:18 WIB
ILUSTRASI. Ribuan buruh dari berbagai elemen melakukan unjukrasa di depan gedung MPR/DPR, Jakarta, Selasa (25/08), menolak RUU Cipta Kerja.


Sumber: Bloomberg | Editor: Rizki Caturini

SINGAPURA. Harga emas terus reli kencang mencetak rekor baru setelah Moody's Investors Service menempatkan kredit utang AS dalam review untuk diturunkan peringkatnya. Krisis Eropa dan negosiasi kongres AS yang masih alot terkait peningkatan batas utang negara makin meningkatkan permintaan safe haven.

Harga kontrak emas segera meningkat 0,5% ke level US$ 1.589,80 per ounce dan diperdagangkan di posisi US$ 1.583,65 pada pukul 12:23 waktu setempat.

Komentar Pimpinan The Fed Ben S. Bernake yang menyatakan stimulus mungkin dibutuhkan AS membuat harga emas terus menguat hingga hari kesembilan. Harga emas untuk pengiriman Agustus di Comex New York juga mencetak rekor di angka US$ 1.590,80 per ounce.

Michael Pento Ekonom Senior Euro Pacific Capital Inc. bilang, harga emas bisa mencapai US$ 2.000 per ounce jika The Fed mulai membeli lagi obligasi AS untuk ronde ketiga. "Orang akan terus memburu emas," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×