kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.970   57,00   0,32%
  • IDX 5.679   35,74   0,63%
  • KOMPAS100 733   5,57   0,77%
  • LQ45 557   4,21   0,76%
  • ISSI 198   1,08   0,55%
  • IDX30 316   1,61   0,51%
  • IDXHIDIV20 389   -0,24   -0,06%
  • IDX80 83   0,60   0,73%
  • IDXV30 106   -0,43   -0,41%
  • IDXQ30 102   0,23   0,23%

Efek FFR minim pada obligasi tenor pendek


Minggu, 24 September 2017 / 21:04 WIB


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Sinyal kenaikan suku bunga Fed Funds Rate (FFR) untuk naik semakin menguat setelah The Fed mengumumkan akan melakukan pengurangan neraca pada Oktober mendatang di rapat Federal Open Market Committee (FOMC), Kamis lalu.

Melihat kondisi pada pasar obligasi Indonesia, analis mengatakan kenaikan suku bunga pada negara maju tidak akan terlalu berdampak signifikan pada obligasi dengan tenor pendek dibandingkan obligasi tenor panjang.

Head of Fixed Income Research Mandiri Sekuritas Handy Yunianto mengatakan alasan obligasi tenor pendek lebih tahan banting pada kenaikan suku bunga negara maju dibanding obligasi tenor panjang karena faktor durasi.

"Dengan memiliki tenor pendek atau durasi lebih rendah, menyebabkan potensi penurunan harga obligasinya juga jadi lebih rendah dibanding dengan obligasi durasi panjang," kata Handy, Minggu (24/9).

Selain faktor durasi, kepemilikan asing di obligasi tenor pendek juga relatif lebih rendah dibandingkan obligasi tenor panjang saat ini. "Potensi penurunan harga akibat kejadian outflow juga relatif lebih rendah," kata Handy.

I Made Adi Saputra Analis Fixed Income MNC Sekuritas juga menegaskan secara teori dalam perhitungan surat utang memang obligasi tenor pendek tidak terlalu sensitif pada perubahan tingkat suku bunga jika dibandingkan dengan obligasi tenor panjang.

"Karena volatilitas obligasi jangka pendek juga lebih rendah, walaupun ada perubahan dari tingkat suku bunga reaksi terhadap harganya tidak terlalu banyak," kata Made, Jumat (22/9) lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×