kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.703.000   40.000   1,50%
  • USD/IDR 16.993   76,00   0,45%
  • IDX 9.134   58,47   0,64%
  • KOMPAS100 1.263   7,36   0,59%
  • LQ45 893   3,69   0,41%
  • ISSI 334   4,00   1,21%
  • IDX30 455   2,66   0,59%
  • IDXHIDIV20 538   4,37   0,82%
  • IDX80 141   0,76   0,54%
  • IDXV30 149   1,74   1,18%
  • IDXQ30 146   0,65   0,45%

Eagle High Plantations (BWPT) Umumkan Telah Lunasi Obligasi Jatuh Tempo


Selasa, 22 Juli 2025 / 05:05 WIB
Eagle High Plantations (BWPT) Umumkan Telah Lunasi Obligasi Jatuh Tempo
ILUSTRASI. Kebun pembibitan sawit milik grup PT Eagle High Plantation Tbk di Kalimantan Timur.


Reporter: Dimas Andi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten produsen minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO), PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) mengumumkan telah melakukan transaksi pelunasan jatuh tempo Obligasi Berkelanjutan I Eagle High Plantations Tahap I Tahun 2024.

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), BWPT mengeluarkan dana sebesar Rp 61.845.000.000 untuk melunasi jatuh tempo obligasi tersebut pada 21 Juli 2025.

“Dengan dilakukannya pelunasan Obligasi Berkelanjutan I Eagle High Plantations Tahap I Tahun 2024 yang jatuh tempo pada tanggal 20 Juli 2025 dinyatakan lunas dan perusahaan telah memenuhi kewajibannya sebagaimana dalam Perjanjian Perwaliamanatan,” tulis Direktur Utama BWPT Henderi dalam keterbukaan informasi, Senin (21/7).

Baca Juga: Eagle High Plantations (BWPT) Rogoh Kocek Rp 61,84 Miliar Lunasi Obligasi

Sebelumnya, BWPT menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Eagle High Plantations Tahap I Tahun 2024 pada 10 Juli 2024 silam dengan nilai pokok sebesar Rp 200 miliar serta bertenor 370 hari dan bunga tetap 9,75% per tahun. 

 

Obligasi ini dijamin dengan kesanggupan penuh atau full commitment sebesar Rp 52,665 miliar. Adapun dana sebesar Rp 147,335 miliar dijamin secara kesanggupan terbaik atau best effort.

Baca Juga: Raih Kinerja Positif, Ini Fokus Bisnis Eagle High Plantations (BWPT) pada Tahun 2025

Usai dikurangi biaya-biaya emisi, dana hasil penerbitan obligasi ini yakni senilai Rp 45 miliar digunakan BWPT untuk membayar sebagian pinjaman, sedangkan sisanya untuk pendanaan modal kerja berupa pembelian CPO dan pembelian tandan buah segar (TBS) ke pihak ketiga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×