kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Dua hari lalu saham Astrindo Nusantara (BIPI) jadi top gainers, kini masuk top losers


Jumat, 05 Juli 2019 / 17:27 WIB


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kenaikan saham PT Astrindo Nusantara Infrastuktur Tbk (BIPI) ternyata berlangsung singkat. Setelah mencatat top gainers pada perdagangan Rabu (3/7) dengan kenaikan 32% ke level Rp 66 per saham dari sebelumnya Rp 50 per saham alias gocap atau saham tidur.

Namun pada penutupan perdagangan, Jumat (5/7), saham BIPI masuk daftar top losers dengan penurunan 10,61% ke level Rp 59 per saham dari harga pembukaan Rp 66 per saham. Penurunan saham BIPI ini searah dengan penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang turun 0,039% ke level 6.373,47.

Pada perdagangan Kamis lalu (4/7), saham BIPI sempat menghijau melanjutkan penguatan ke level Rp 70 per saham atau naik 6,06% dari harga pembukaan pada hari itu. Namun pada penutupan perdagangan harga kembali ke harga pembukaan yakni Rp 66 per saham.

Sebelumnya, kenaikan saham BIPI yang tiba-tiba tersengat katalis positif dari pernyataan efektif Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk penawaran umum terbatas (PUT) I Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMET). Restu OJK ini mendapat respons positif dari pelaku pasar dengan kenaikan saham BIPI.

Padahal saham BIPI pada paruh pertama 2019 relatif tidak bergerak, dan bila terjadi pergerakan sesekali menyentuh harga Rp 52 per lembar sebelum kembali ke harga Rp 50 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×