kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Dua emiten konstruksi pelat merah ini tidak jadi buyback saham


Selasa, 16 Juni 2020 / 09:44 WIB
ILUSTRASI. Wartawan menunjukkan laman pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Jumat (5/6/2020). IHSG ditutup menguat 31, 078 poin atau 0,63 persen ke posisi 4.947, 78. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/pras.


Reporter: Kenia Intan | Editor: Noverius Laoli

Tidak jauh berbeda, hingga batas akhir periode yang jatuh pada 12 Juni 2020, WSKT juga belum melaksanakan aksi buyback.

Senior Vice President Corporate Secretary Waskita Karya Shastia Hardiati dalam keterbukaan informasi Senin (15/6) menjelaskan bahwa WSKT lebih fokus untuk menjaga kemampuan likuiditas dan memenuhi kebutuhan belanja modal yang dapat memberikan kontribusi positif bagi kinerja perusahaan secara langsung.

Baca Juga: Bakal Dikendalikan Kokmin, Harga Saham Bank Bukopin Masih Murah tapi Jangan Terlena

Selain itu, ia juga menjelaskan selama periode buyback 12 Maret 2020 hingga 11 Juni 2020, harga saham WSKT mengalami peningkatan hingga 8%, menjadi Rp 695 dari sebelumnya Rp 645.

Sekedar informasi, selain dua emiten itu, emiten plat merah lain PT Aneka Tambang Tbk juga mengurungkan rencananya melakukan buyback. Emiten berkode ANTM itu sebenarnya punya rencana buyback dengan dana sebanyak-banyaknya  Rp 100 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×