kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.324.000 1,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Dua Emiten Industri Otomotif AEGS dan LMAX Kerja Sama Untuk Menggenjot Penjualan


Jumat, 05 Januari 2024 / 07:51 WIB
Dua Emiten Industri Otomotif AEGS dan LMAX Kerja Sama Untuk Menggenjot Penjualan
ILUSTRASI. LMAX akan mengambil produk AEGS, dan selanjutnya AEGS akan membatu penjualan di Lupromax.


Reporter: Nadya Zahira | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Anugerah Spareparts Sejahtera Tbk (AEGS) dan PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk (LMAX), yang merupakan kedua emiten industri otomotif resmi bekerja sama untuk saling menawarkan produk di sejumlah titik pemasaran, yang selama ini dikuasai oleh masing-masing perusahaan. 

Direktur Utama AEGS, Oey Johan Sinatra Sumawi mengatakan, nantinya LMAX akan mengambil produk AEGS, dan selanjutnya AEGS akan membatu penjualan di Lupromax. 

“Adanya kerja sama kedua emiten ini sebagai respons kedua perusahaan terhadap proyeksi pemulihan ekonomi, dan tren pertumbuhan industri otomotif di 2024,” kata Johan dalam siaran pers, Kamis (4/1). 

AEGS merupakan perusahaan yang bergerak sebagai produsen pemasar filter kendaraan bermotor. Sementara LMAX adalah distributor eksklusif produk oli dan pelumas aditif merek Lupromax. 

Baca Juga: Mendekati Pemilu, Anugerah Spareparts Sejahtera (AEGS) Revisi Target Kinerja

Johan menambahkan, adanya kerja sama tersebut juga berpeluang bisa meningkatkan penjualan perusahaan di tahun ini. Terlebih, dia optimistis bahwa pasar filter oli dan filter bahan bakar diperkirakan akan terus bertumbuh, seiring peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan. 

“Kerja sama dengan LMAX ini akan berlangsung selama satu tahun, dan bisa diperpanjang hingga beberapa tahun ke depan,” kata dia. 

Dia berharap LMAX bisa memberikan kontribusi sebesar 5%-7% dari total penjualan AEGS di sepanjang 2024. Di sisi lain, Johan menargetkan total penjualan AEGS untuk tahun ini bisa mencapai Rp 33 miliar. Penjualan AEGS sepanjang tahun 2023 diproyeksikan sebesar Rp 30 miliar. 

“Karena hal tersebut ditopang pula oleh tren pemulihan ekonomi domestik, dan adanya asumsi peningkatan daya beli masyarakat pada 2024 ini,” ujarnya. 

Baca Juga: Lupromax Pelumas (LMAX) Berencana Tebar Dividen Untuk Tahun Buku 2023

Selain itu, Johan mengatakan bahwa AEGS akan melebarkan sayap ke berbagai negara di kawasan Asia. “Target kami perluasan pasar, penambahan jumlah item dan perluasan pasar ekspor. Untuk negaranya kami belum bisa ungkapkan, yang pasti di kawasan Asia dulu,” kata Johan. 

Dia juga mengatakan bahwa pihaknya juga sedang fokus dalam melakukan diversifikasi filter untuk heavy duty dan marine vehicle. Pasalnya, suku cadang berupa filter tidak selalu hanya digunakan pada mobil. 

Adapun saat ini kata Johan, AEGS sedang meneliti dan melakukan uji coba pada pengembangan produk filter untuk alat berat dan kapal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×