kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.827.000   -10.000   -0,35%
  • USD/IDR 17.049   32,00   0,19%
  • IDX 7.048   -43,45   -0,61%
  • KOMPAS100 972   -4,90   -0,50%
  • LQ45 716   -1,68   -0,23%
  • ISSI 251   -1,25   -0,50%
  • IDX30 389   -0,10   -0,03%
  • IDXHIDIV20 487   -1,85   -0,38%
  • IDX80 110   -0,59   -0,54%
  • IDXV30 135   -0,95   -0,70%
  • IDXQ30 127   0,03   0,02%

Dow Jones memerah karena IBM


Senin, 20 Oktober 2014 / 20:58 WIB
ILUSTRASI. Petugas teller memperlihatkan pecahan 100 dollar US dan pecahan 100 rupiah di salah satu bank di Jakarta, jumat (5/2). /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/05/02/2021.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Bursa AS kembali memerah pada transaksi pagi waktu setempat (20/10). Indeks Dow Jones Industrial Average merosot setelah International Business Machines Corp mengatakan tidak akan mencapai target prediksi pendapatannya tahun depan. Sedangkan indeks Standard & Poor's 500 tak banyak mengalami perubahan setelah mengalami empat pekan terburuk sejak 2012.

Data Bloomberg menunjukkan, pada pukul 09.42 waktu New York, indeks Dow Jones turun 0,4% menjadi 16.312,08. Sedangkan indeks S&P 500 naik 0,1% menjadi 1.888,80. Hingga akhir pekan lalu, indeks S&P 500 sudah tergerus 6,2% sejak 19 September lalu. Sedangkan indeks Nasdaq Composite Index reli 0,3% menjadi 4.272,85.

Pergerakan sejumlah saham turut mempengaruhi bursa AS. Beberapa di antaranya yakni IBM turun 7,3%, Oracle Corp turun 3,1%, dan CSX Corp turun 3,3%.

Menurut John Plassard, vice president Mirabaud Securities LLP di Jenewa, investor saat ini lebih mencemaskan kondisi pertumbuhan secara umum alias makroekonomi dibanding kinerja perusahaan AS atau mikro. "Namun, kinerja IBM tak membantu. Fundamental ekonomi global harus dibersihkan sebelum kita bisa melihat pasar saham reli," paparnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×