kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Dollar rebound, kemilau emas meredup


Selasa, 07 April 2015 / 14:35 WIB
ILUSTRASI. Pantau Harga Motor Listrik Terkini dari Viar, Selis, hingga Volta mulai Rp 8 Jutaan. (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Dina Farisah | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Harga emas kembali melemah lantaran rebound-nya dollar AS. Indeks dollar rebound karena pelaku pasar menduga buruknya data ekonomi AS belakangan ini hanya bersifat sementara.

Mengutip Bloomberg, Selasa (7/4) pukul 14.15, harga emas menetap di level US$ 1.213,50 per ons troi. Harga turun 0,42% dibanding hari sebelumnya.

Ariston Tjendra, Head of Research and Analyst PT Monex Investindo Futures mengatakan, harga emas mulai mengalami terkoreksi menjelang penutupan pasar keuangan Eropa pada Senin (6/4) malam. Harga melemah dari kisaran US$ 1.224 per ons troi menuju kisaran US$ 1.210 per ons troi pada Selasa (7/4) pagi.

“Terbuka kemungkinan buruknya data-data ekonomi AS belakangan ini hanya sementara, sehingga masih membuka ekspektasi kenaikan tingkat suku bunga acuan,” terang Ariston.

Sekadar informasi, Selasa (7/4) pukul 14.15, indeks dollar rebound sebesar 0,13% dibanding hari sebelumnya menjadi 97,34.

Ariston menduga resistance terdekat emas berada di kisaran US$ 1.216 per ons troi. Penguatan kembali ke atas area resistan tersebut berpotensi mendorong penguatan ke area US$ 1.219-US$ 1.224 per ons troi. Sementara support di kisaran US$ 1.208 per ons troi. Pelemahan ke bawah area support membuka potensi pelemahan ke area US$ 1.200 per ons troi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×