Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini
KONTAN.CO.ID - Dolar Selandia Baru sedikit menguat ke level 0,592 per dolar AS pada hari Senin (31/8), memulihkan sebagian penurunannya dari sesi sebelumnya saat para investor mengalihkan fokus ke keputusan kebijakan Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) mendatang.
RBNZ diperkirakan secara luas akan kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) pada pekan ini, dengan official cash rate (OCR) diprediksi mencapai 3% pada bulan Desember dan 3,5% tahun depan, terutama setelah bank sentral mengisyaratkan perlunya kebijakan moneter yang tidak terlalu akomodatif.
Dari sisi data, tingkat keyakinan bisnis Selandia Baru sedikit melandai pada bulan Agustus dari posisi tertinggi lima bulan yang tercatat pada bulan Juli, namun secara keseluruhan tetap kuat.
Kendati demikian, penguatan mata uang Kiwi tertahan oleh perkasa-nya dolar AS setelah komentar *hawkish* dari pejabat Federal Reserve, Kevin Warsh, memicu spekulasi mengenai kenaikan suku bunga pada bulan September. Kenaikan ekspektasi suku bunga AS akibat hal tersebut dapat terus menekan nilai tukar Kiwi, terlepas dari prospek pengetatan kebijakan oleh RBNZ.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














