Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini
KONTAN.CO.ID - Indeks dolar kembali naik di atas 98 pada hari Selasa (12/5) setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meragukan keberlanjutan gencatan senjata AS-Iran setelah menolak tawaran perdamaian terbaru Iran. Ini membuat permintaan dolar AS sebagai aset safe-haven meningkat.
Laporan juga menyebutkan bahwa Trump diperkirakan akan bertemu dengan tim keamanan nasionalnya untuk mempertimbangkan kemungkinan dimulainya kembali operasi militer, sambil meninjau kembali rencana untuk mengawal kapal komersial melalui Selat Hormuz.
Baca Juga: Sentimen Global Bikin Rupiah Loyo Jadi Rp 17.414 per Dolar AS
Konflik yang sedang berlangsung telah membuat harga minyak tetap tinggi, memperkuat risiko inflasi dan meningkatkan ekspektasi bahwa suku bunga mungkin perlu tetap lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama guna menahan tekanan harga.
Sementara itu, investor menunggu laporan inflasi konsumen bulan April untuk mendapatkan sinyal yang lebih jelas tentang bagaimana perang Iran memengaruhi perekonomian dan membentuk prospek kebijakan Federal Reserve.
Trump juga dijadwalkan bertemu dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping akhir pekan ini, dengan hubungan perdagangan dan kecerdasan buatan diperkirakan akan mendominasi agenda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













