Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Selasa (27/1/2026). Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot menguat 0,08% secara harian ke Rp 16.768 per dolar AS.
Sedangkan berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah melemah 0,13% secara harian ke Rp 16.801 per dolar AS.
Baca Juga: BUVA Hingga IRSX Incar Dana Jumbo Lewat Rights Issue, Intip Prospek Sahamnya
Chief Analyst Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, rupiah menguat terhadap dolar AS oleh meredanya sentimen negatif seputar independensi BI, dengan investor mengalihkan fokus pada FOMC besok.
“Penguatan rupiah juga diperkirakan oleh intervensi BI,” ujar Lukman kepada Kontan, Selasa (27/1/2026).
Lukman memperkirakan rupiah akan berkonsolidasi dengan investor terus memantau posisi dolar AS yang masih dalam tekanan sentimen sell-America, dan tentunya FOMC besok. Lukman memproyeksikan rupiah pada Rabu (28/1/2026) bergerak di kisaran Rp 16.700 – Rp 16.800 per dolar AS.
Selanjutnya: India & Uni Eropa Pangkas Tarif Mobil, Minuman Keras, Tekstil pada Kesepakatan Dagang
Menarik Dibaca: Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Rabu 28 Januari 2026, Energi Emosional
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













