kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

DMAS targetkan penjualan lahan 60 ha tahun ini


Jumat, 08 Januari 2016 / 20:38 WIB


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Kendati ekonomi tahun diperkirakan akan membaik, namun PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) tidak ingin agresif dalam menetapkan target. Tahun ini perseroan menargetkan marketing sales atau pra penjualan sekitar 50 hektare (ha)- 60 ha.

Jumlah tersebut jauh lebih rendah dari realisasi marketing sales tahun lalu yakni 90 ha. Namun dari sisi nilai, target perseroan tahun ini sama dengan realisasi tahun lalu yakni sekitar Rp 1,7 triliun. "Dari sisi nilai akan sama karena rencananya kita akan naikkan harga jual sekitar 10%-15% tahun ini," ungkap Tondy, Direktur dan Sekretaris Perusahaan DMAS pada KONTAN, Jumat (8/1).

Tondy mengatakan, perseroan menetapkan target secara konservatif lantaran kondisi ekonomi saat penyusunan target tersebut masih belum kondusif. Kendati demikian, dia berharap kondisi ekonomi tahun ini akan lebih baik sehingga target tersebut bisa terlampaui.

Saat ini, lanjut Tondy, DMAS tengah dalam tahap penjajakan kerjasama dengan beberapa investor asing dan domestik dalam penjualan lahan. Namun,Tondy tak bersedia menjelaskan lebih rinci asal investor tersebut, yang jelas beberapa dari antara investor asing tersebut bergerak di sektor otomotif.

Sementara tahun lalu, perseroan hanya berhasil merealisasikan 90% dari target marketing sales seluas 100 ha. Meski begitu, Tondy mengatakan pencapaian tersebut sudah sangat bagus di tengah kondisi ekonomi yang kurang kondusif.

Seiring dengan target marketing sales tersebut, DMAS juga mematok target kinerja tahun ini sama dengan pencapaian tahun lalu. Dia memperkirakan pendapatan tahun 2015 akan mencapai sekitar Rp 2,2 triliun atau tumbuh 43,7% secara year on year (yoy) dan laba bersih diproyeksi akan mencapai sekitar Rp 1,2 triliun -Rp 1,3 triliun atau tumbuh sekitar 24%-34%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×