kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Diselimuti sentimen negatif, harga CPO enggan bangkit


Selasa, 24 April 2018 / 15:03 WIB
ILUSTRASI. Minyak sawit mentah (CPO)


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) masih sulit beranjak naik. Pada perdagangan Selasa (24/4), harganya melanjutkan penurunan yang terjadi kemarin.

Mengutip Bloomberg, Selasa (24/4) pukul 13.40 WIB, harga CPO turun 0,17% ke level RM 2.404 per metrik ton.

Kepala Perdagangan dan Strategi Lindung Nilai Kaleesuwari Interncontinental, Gnanasekar Thiagarajan menyebut, harga CPO terbebani oleh permintaan yang rendah, peningkatan produksi dan stok yang tinggi. “Penurunan harga minyak kedelai juga menambah sentimen negatif,” ujarnya seperti dilansir Bloomberg.

Namun, salah seorang pedagang berjangka yang berbasis di Kuala Lumpur melihat, kejatuhan harga CPO masih tertahan dengan pelemahan mata uang ringgit terhadap dollar AS. Ringgit terus tertekan dalam dua pekan terakhir. Bahkan sudah mencatatkan pelemahan hingga 1% sejak 11 April lalu. 

Mengutip Bloomberg, Selasa (24/4) pukul 14.30 WIB, ringgit melemah 0,23% ke level 3,9068.

“Depresiasi mata uang lokal dapat meredam minat jual," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×