kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.002   -47,00   -0,28%
  • IDX 7.158   109,65   1,56%
  • KOMPAS100 989   17,29   1,78%
  • LQ45 725   9,52   1,33%
  • ISSI 256   4,47   1,78%
  • IDX30 392   3,82   0,98%
  • IDXHIDIV20 487   -0,41   -0,08%
  • IDX80 111   1,78   1,62%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,20   0,95%

Diselimuti sentimen negatif, harga CPO enggan bangkit


Selasa, 24 April 2018 / 15:03 WIB
ILUSTRASI. Minyak sawit mentah (CPO)


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) masih sulit beranjak naik. Pada perdagangan Selasa (24/4), harganya melanjutkan penurunan yang terjadi kemarin.

Mengutip Bloomberg, Selasa (24/4) pukul 13.40 WIB, harga CPO turun 0,17% ke level RM 2.404 per metrik ton.

Kepala Perdagangan dan Strategi Lindung Nilai Kaleesuwari Interncontinental, Gnanasekar Thiagarajan menyebut, harga CPO terbebani oleh permintaan yang rendah, peningkatan produksi dan stok yang tinggi. “Penurunan harga minyak kedelai juga menambah sentimen negatif,” ujarnya seperti dilansir Bloomberg.

Namun, salah seorang pedagang berjangka yang berbasis di Kuala Lumpur melihat, kejatuhan harga CPO masih tertahan dengan pelemahan mata uang ringgit terhadap dollar AS. Ringgit terus tertekan dalam dua pekan terakhir. Bahkan sudah mencatatkan pelemahan hingga 1% sejak 11 April lalu. 

Mengutip Bloomberg, Selasa (24/4) pukul 14.30 WIB, ringgit melemah 0,23% ke level 3,9068.

“Depresiasi mata uang lokal dapat meredam minat jual," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×