kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Diselimuti sentimen negatif, harga CPO enggan bangkit


Selasa, 24 April 2018 / 15:03 WIB
ILUSTRASI. Minyak sawit mentah (CPO)


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) masih sulit beranjak naik. Pada perdagangan Selasa (24/4), harganya melanjutkan penurunan yang terjadi kemarin.

Mengutip Bloomberg, Selasa (24/4) pukul 13.40 WIB, harga CPO turun 0,17% ke level RM 2.404 per metrik ton.

Kepala Perdagangan dan Strategi Lindung Nilai Kaleesuwari Interncontinental, Gnanasekar Thiagarajan menyebut, harga CPO terbebani oleh permintaan yang rendah, peningkatan produksi dan stok yang tinggi. “Penurunan harga minyak kedelai juga menambah sentimen negatif,” ujarnya seperti dilansir Bloomberg.

Namun, salah seorang pedagang berjangka yang berbasis di Kuala Lumpur melihat, kejatuhan harga CPO masih tertahan dengan pelemahan mata uang ringgit terhadap dollar AS. Ringgit terus tertekan dalam dua pekan terakhir. Bahkan sudah mencatatkan pelemahan hingga 1% sejak 11 April lalu. 

Mengutip Bloomberg, Selasa (24/4) pukul 14.30 WIB, ringgit melemah 0,23% ke level 3,9068.

“Depresiasi mata uang lokal dapat meredam minat jual," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×