kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.345.000 0,75%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Dipimpin BBCA dan BMRI, Sejumlah Saham Big Caps Ini Banyak Dilego Asing Kemarin


Kamis, 22 Februari 2024 / 08:11 WIB
Dipimpin BBCA dan BMRI, Sejumlah Saham Big Caps Ini Banyak Dilego Asing Kemarin
ILUSTRASI. Dipimpin BBCA dan BMRI, Sejumlah Saham Bigs Cap Ini Banyak Dilego Asing Kemarin


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Investor asing mulai melepa saham-saham big caps yang beberapa hari terakhir banyak dikoleksi. Utamanya emiten bit caps perbankan yang menjadi penggerak indeks.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI Business, IHSG turun tipis 3,58 poin atau 0,05% ke 7.349,02 pada akhir perdagangan Rabu (21/2).

Sebanyak 221 saham naik, 326 saham turun dan 224 saham stagnan.

Enam indeks sektoral menguat, sedangkan lima indeks sektoral lainnya masuk zona merah.

Baca Juga: Cermati 10 Saham Terbesar yang Banyak Dikoleksi Asing Kemarin, Rabu (21/2)

Indeks sektoral dengan kenaikan terbesar adalah sektor barang konsumen non primer yang naik 1,96%, sektor kesehatan naik 1,04% dan sektor energi yang naik 0,23%.

Sedangkan indeks sektoral dengan pelemahan terdalam adalah sektor teknologi yang turun 1,08%, sektor barang baku turun 1,05% dan sektor barang konsumen primer yang turun 0,57%.

Total volume perdagangan saham di bursa hari Rabu mencapai 16,20 miliar saham dengan total nilai transaksi sebesar Rp 10,72 triliun. 

Investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp 79,25 miliar di seluruh pasar. Dengan demikian akumulasi net buy asing dalam sepekan perdagangan mencapai Rp 6,71 triliun di seluruh pasar

Baca Juga: IHSG Hari Ini Diramal Menguat, Intip Rekomendasi Saham untuk Kamis (22/2)

Kedati begitu, asing banyak melego saham-saham big caps sehingga turut menekan laju IHSG pada Rabu.

Berikut saham-saham terbesar yang banyak dilego asing pada Rabu:

1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 153,52 miliar
2. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 91,89 miliar
3. PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Rp 40,76 miliar
4. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) RP 33,77 miliar
5. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 28,35 miliar
6. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp 21,16 miliar
7. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 20,74 miliar
8. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 20,28 miliar
9. PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) Rp 17,7 miliar
10. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 16,27 miliar

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Sales and Operations Planning (S&OP) Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet

[X]
×